Daerah

Jelang MTQ Maluku, 2 Speed Boat Disiagakan Di Waipirit

57
×

Jelang MTQ Maluku, 2 Speed Boat Disiagakan Di Waipirit

Sebarkan artikel ini
LOGO MTQ 26 Maluku
Logo MTQ Prov. Maluku ke 26

Piru, Dharapos.com
Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  tingkat Provinsi Maluku ke-XXVI Tahun 2015 yang akan digelar di Kabupaten Seram Bagian Barat beberapa hari lagi, terus mematangkan persiapan.

Salah satunya, terkait pelayanan kesehatan bagi para peserta MTQ yang mengikuti event tersebut.

Tak tanggung-tanggung, dua buah speed boat di siagakan di pelabuhan ferry Waipirit untuk mengangkut para pasien MTQ yang akan dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan di Ambon.     

“Kita juga siapkan kendaraan gawat darurat (Ambulance). Kita nanti stand by untuk menempatkan ambulance di setiap lokasi yang dianggap rawan. Ada 2 buah armada speed boat Kesehatan juga kita siapkan di pelabuhan Ferry Waipirit untuk mengantisipasi permasalahan kesehatan nantinya, “ ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan yang juga merupakan Panitia MTQ  ke XXVI tahun 2015 Bidang Kesehatan, Johanis Hursepunny.   

Disamping transportasi gawat darurat, pihaknya juga mempersiapkan jasa pelayanan kesehatan yang terbagi dalam beberapa Posko yang tersebar di beberapa kecamatan yakni Kecamatan Seram Barat, Kecamatan Kairatu barat serta Kecamatan Kairatu.

“Kita siapkan tenaga paramedis 11 orang , dokter sekitar 8 orang di seluruh Posko kesehatan. Mereka akan langsung berinteraksi melihat kondisi kafilah di setiap penginapan. Jadi satu posko ada sekitar 1 dokter dan 2 orang paramedik. Dalam rangka MTQ kita juga siapkan obat obatan dan bahan habis pakai,” katanya. 

Lanjutnya, Bidang kesehatan stand by dalam rangka penanganan kesehatan selama  MTQ mulai dari tanggal 13-23 mei.

“Kita bentuk satuan tugas kesehatan. Posko utama untuk panitia bidang kesehatan. Untuk posko induk ada pada rumah sakit umum Piru. Kemudian posko lainnya adalah posko yang akan ditempatkan di setiap hunian khafilah, dan akan diawasi oleh seluruh dokter coordinator. Setiap tempat atau lokasi mata lomba,” jelasnya.

Posko utama saat perlombaan  berlokasi di kantor Bupati SBB, dan akan ditempatkan satu posko tambahan di masing masing Hunian  Khilifah.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk tim yang beranggotakan tenaga kesehatan lingkungan, untuk melakukan penyuluhan , pendataan serta pemeriksaan kesehatan bagi pengelola jasa kuliner yang ada di Kabupaten SBB.  hal tersebut dimaksudkan agar santitas, dan higienitas jasa kuliner dapat terjaga dengan baik saat pelaksanaan MTQ berlangsung.

“Pada prisnsipnya kita telah siap dalam MTQ. Keluar dari bidang kesehatan , kita akan menugaskan tenaga ksesehatan lingkungan untuk memberikan pembinaan khusus bagi rumah makan.  Itu untuk kecamatan Kairatu, Kairatu Barat, dan Seram barat. dalam hal mengkaver seputaran Waimital dan Waipirit dalam rangka pengelolaan makanan dan minuman dalam rangka, menuju higienis makan kedepan dalam rangka MTQ.  Pengelola makanan dan minuman harus mempunyai surat keterangan dokter. Kita akan periksa kesehatannya. Jadi orang yang terkena penyakit TB, Kusta, tidak dapat diijinkan untuk mengolah makanan,” urainya. 

Disamping untuk jasa kuliner, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan sanitasi  bagi usaha air isi ulang di Kecamatan Seram Barat, Kecamatan Kairatu Barat dan Kecamatan Kairatu.

“Tidak hanya rumah makan, kita juga akan melihat air isi ulang. Jika sampai 6 bulan terakhir tidak mengantongi ijin dari Balai POM maka air isi ulang itu akan dipertimbangkan untuk direkomendasikan ke Dinas Perdagangan dan Penanaman Modal untuk ditindaklanjuti. Ini kita lakukan sebagai langkah antisipatif terhadap pangan dan air isi ulang.  jangan sampai mengakibatkan penyakit, keracuan pangan dan diaere, ” kata Hursepunny.
 
(Udy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *