![]() |
| Penyerahan bantuan sprayer secara simbolis |
Langgur, Dharapos.com – Sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mendapatkan bantuan sprayer atau alat penyemprot disinfektan.
Ke 11 kecamatan dimaksud yaitu Kei Kecil, Kei Kecil Timur, Kei Kecil Timur Selatan, Kei Kecil Barat, Hoat Sorbay, Manyeuw, Kei besar, Kei Besar Utara Timur, Kei Besar Utara Barat, Kei Besar Timur Selatan, dan Kecamatan Kei Besar Selatan Selatan.
Bantuan tersebut diperoleh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malra yang diserahkan ke tim Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 setempat untuk selanjutnya diserahkan ke 11 Kecamatan yang berada di Kei Besar dan Kei Kecil.
Momen penyerahan secara simbolis oleh tim Satgas Covid-19 Malra diwakili Juru Bicara dr. Katrinje Notanubun kepada 11 Camat berlangsung di kantor Bupati setempat, Kamis (30/4/2020).
dr. Katrinje pada kesempatan itu menjelaskan setiap kecamatan direncanakan mendapat bantuan 3 Sprayer.
“Untuk sprayer, kami utamakan 5 kecamatan di Kei Besar terlebih dahulu,” jelasnya.
Untuk penyediaan obat-obatan, tim Satgas telah menyediakannya mengingat tidak terlalu sulit untuk mendapatkanya seperti klorin pemutih yang banyak terdapat di pasar.
dr. Katrinje memastikan untuk bahan disinfektan telah tersedia namun pihaknya masih menunggu sprayer yang akan tiba pada Senin (4/5/2020) mendatang.
“Jadi, kalau telah tersedia maka selanjutnya akan kami serahkan ke kecamatan masing-masing sebagai aset. Dengan begitu, tidak perlu lagi dari kabupaten turun ke kecamatan untuk melakukan penyemprotan,” cetusnya.
Selanjutnya, tim dari Kecamatan yang akan bergerak turun ke Ohoi-ohoi melakukan penyemprotan disinfektan itu.
“Sasaran yang diutamakan adalah sarana atau fasilitas/tempat umum dan khusus untuk Covid-19 yang akan dilakukan secara terperinci yakni ke rumah-rumah penduduk,” sambungnya.
dr. Katrinje menjelaskan pula secara teknis, cairan disinfektan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah dalam hal ini pihak kecamatan dengan formula yang telah di tetapkan yakni 2 sendok pemutih per satu liter air.
Ia berharap sprayer ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai pembersih kuman pada sarana umum seperti tempat ibadah dan sekolah maupun rumah-rumah warga.
“Harapan kami, pemakaian alat penyemprot disinfektan ini bisa menyentu masyarakat di seluruh ohoi dalam wilaya kecamatan masing-masing,” pungkasnya.
(dp-52)













