Dobo, Dharapos.com – Bupati Timotius Kaidel resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 10 pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru tahun 2026.
Pelantikan berlangsung di aula lantai 2 Kantor BPKAD Kepulauan Aru, Rabu (11/2/2026), pukul 15.30 WIT.
Turut dihadiri Wakil Bupati Moh Djumpa, Sekretaris Daerah Yacob Ubyaan, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, rohaniawan, peserta pelantikan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kaidel mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.
Menurut Bupati, pengisian jabatan PTP tahun 2026 dilaksanakan melalui mekanisme uji kompetensi oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang berkompeten. Hasil seleksi tersebut telah dikonsultasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mendapatkan rekomendasi untuk pengangkatan dan pelantikan.
“Kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudara harus dipandang sebagai amanah dan tanggung jawab. Jika tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, maka akan dilakukan evaluasi dan pengisian kembali jabatan sesuai mekanisme pembinaan karier ASN,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa proses penataan birokrasi di lingkungan Pemkab Aru belum selesai dan akan terus berlanjut hingga seluruh struktur OPD terpenuhi secara optimal.
Selain itu, akan dilakukan penyesuaian dan pergeseran orientasi bidang tugas bagi ASN yang masih aktif, sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian masing-masing, guna meningkatkan efektivitas dan kinerja pemerintahan daerah.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati kemudian menyampaikan tiga pesan penting:
Pertama, memahami secara menyeluruh uraian tugas masing-masing jabatan serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak terkait.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan komunikatif.
Kedua, menunjukkan kinerja dan produktivitas, khususnya dalam pengelolaan anggaran.
Pejabat diminta mengembangkan kreativitas, inovasi, dan profesionalisme, serta berani membenahi berbagai kendala yang selama ini menghambat kinerja.
Ketiga, menjunjung tinggi loyalitas, integritas, dan profesionalitas sebagai Aparatur Sipil Negara Kabupaten Kepulauan Aru yang berdedikasi dan berkualitas.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Pansel atas kerja kerasnya serta mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik.
“Ingatlah bahwa jabatan ini adalah amanah yang harus dibarengi kerja keras dan pengabdian tulus demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Aru, Jargaria-Sarkwarisa tercinta,” ujarnya.
Bupati juga berharap dukungan penuh dari keluarga, baik suami maupun istri, agar para pejabat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Rangkaian acara pelantikan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan SK pelantikan, pengambilan sumpah/janji, serta penandatanganan berita acara dan Pakta Integritas.
Kegiatan berakhir pada pukul 16.20 WIT dalam keadaan aman dan lancar.
Pelantikan ini diharapkan mampu meningkatkan integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian para pejabat yang dilantik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab demi pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Kepulauan Aru.
(dp-31)













