Utama

Sekjen IKB SBT Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan Jelang Ramadan di Maluku

6
×

Sekjen IKB SBT Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan Jelang Ramadan di Maluku

Sebarkan artikel ini
IMG 20260218 WA0009

Ambon, Dharapos.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Besar Seram Bagian Timur (IKB SBT), Ibnu Marwan Waraiya, ST, menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas keamanan di wilayah Maluku, khususnya di Kota Ambon.

Seruan tersebut disampaikan Waraiya, Rabu (18/02/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi sosial kemasyarakatan menjelang Ramadan, di mana suasana aman dan kondusif menjadi kebutuhan utama agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa.

Ibnu menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum suci yang sarat dengan nilai kedamaian dan kebersamaan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Jangan sampai dinodai oleh konflik atau kesalahpahaman yang sebenarnya bisa kita cegah bersama. Mari kita jaga daerah ini tetap aman dan harmonis,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya berada di pundak aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh komponen masyarakat. Tokoh agama, tokoh adat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum diharapkan berperan aktif menciptakan suasana yang sejuk dan damai.

Menurutnya, nilai kearifan lokal orang Maluku yang dikenal dengan semangat “hidup orang basudara” harus terus dijaga dan diperkuat sebagai fondasi dalam mencegah potensi gesekan sosial maupun konflik horizontal.

Selain itu, Ibnu juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengimbau warga untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Di era digital ini, informasi menyebar sangat cepat. Karena itu, kita harus cerdas dan bijak. Saring sebelum sharing. Jika ada persoalan, selesaikan dengan dialog dan musyawarah, bukan dengan emosi,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan terus diperkuat sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini. Dengan kerja sama yang solid, ia optimistis Ramadan di Maluku, khususnya di Ambon, akan berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan.

“Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih dan komitmen bersama untuk menjaga persatuan. Keamanan adalah tanggung jawab kita semua,” tutupnya.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *