Ambon, Dharapos.com – Gubernur Hendrik Lewerissa resmi melantik 22 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku yang berlangsung di kantor Pemerintahan setempat, Jumat (20/2/2026).
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penguatan struktur birokrasi dalam masa kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dan wakilnya Abdullah Vanath.
Gubernur dalam sambutannya, menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar meninggalkan pola kerja sektoral yang menghambat efektivitas pemerintahan.
“Jangan ada lagi ego sektoral dalam pemerintahan. Kita harus saling membantu, saling mendukung dan membangun kerja sama lintas sektor,” tegasnya berpesan.
Menurut Gubernur, kompleksitas persoalan pembangunan di Maluku tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu perangkat daerah saja. Sinergi antarlembaga, baik di internal Pemprov maupun dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat, menjadi kunci percepatan pembangunan yang tepat sasaran.
Dikatakannya, jabatan ini bukanlah simbol prestise, melainkan amanah yang harus dijawab dengan integritas dan kinerja nyata.
“Jabatan bukan semata kebanggaan, tetapi ruang pengabdian kepada masyarakat melalui kerja nyata,” ujar Gubernur.
Dirinya mengharapkan seluruh pejabat segera melakukan konsolidasi internal di organisasi perangkat daerah masing-masing.
Penguatan komunikasi lintas sektor serta kepemimpinan yang responsif terhadap persoalan publik dinilai sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Jadilah pemimpin yang tidak hanya memerintah, tetapi menggerakkan. Tidak hanya menunggu laporan, tetapi hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya berbicara, tetapi mengeksekusi permasalahan,” pesannya.
Gubernur memastikan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala. Pemerintah, sebut dia, tidak akan memberikan ruang bagi pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan wewenang.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkup Pemprov Maluku yang menjalankannya.
Ia berharap momentum Ramadan menjadi penguat integritas, disiplin, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pengangkatan para pejabat itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 494/495 tertanggal 19 Februari 2026.
Daftar 22 pejabat yang dilantik:
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat: Faradillah Attamimi
Asisten Administrasi Umum: Dominggus Nicodemus Kaya
Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM: Yahya Kotta
Sekretaris DPRD: Farhatun Rabiah Samal
Kepala Badan Pendapatan Daerah: Djalaludin Salampessy
Kepala Badan Pengelola Perbatasan: Abdulrachim Maruapey
Kepala Dinas Perhubungan: Semuel Estefanus Huwae
Kepala Dinas Sosial: Raden Affandy Z. Hassannusi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan: Ina Wati Tahir
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika: Titus Fransiscus L. Renwarin
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan: Husen
Kepala Dinas Pariwisata: Melkias Mozes Lohy
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa: Yelvi Yana Tikupasang
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan: Achmad Jais Ely
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: Sarlota Singerin
Kepala Dinas Kesehatan: dr. Elna Sitourisme Anakotta
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM: Suriyanti Anwar
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja: Mohammad Malawat
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat: Faizal Ahmad
Kepala Biro Hukum: Rosa Yuliana Imoliana
Kepala Biro Administrasi Pembangunan: Roy Jerico Mongie
Direktur RSUD dr. M. Haulussy: dr. Winny N. Leiwakabessy
Selain itu, terdapat tiga pejabat yang tetap pada jabatan sebelumnya namun turut dilantik, yakni:
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia: Hadi Sulaiman
Kepala Dinas Lingkungan Hidup: Roy Corneles Syauta
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga: Sandy Alexander Wattimena
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum pembenahan birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik di Provinsi Maluku.
(dp-19)













