Pendidikan

Kenaikan Kelas Capai 100 Persen, SMAN 2 Ambon Matangkan Kurikulum Berbasis Minat Siswa

0
×

Kenaikan Kelas Capai 100 Persen, SMAN 2 Ambon Matangkan Kurikulum Berbasis Minat Siswa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604 111450 215 scaled
0-4096x3072-0-0-{}-0-24#

Ambon, Dharapos.com – SMA Negeri 2 Ambon menggelar pertemuan bersama orang tua siswa kelas X guna mengevaluasi capaian hasil belajar sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi tahun pelajaran 2026/2027.

Kepala SMA Negeri 2 Ambon, Ferdinan Philips Soumoukil, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan hasil evaluasi pembelajaran siswa selama tahun pelajaran 2025/2026, sekaligus memberikan pemahaman kepada orang tua terkait sistem pemilihan mata pelajaran yang akan diterapkan saat siswa memasuki kelas XI.

“Fokus utama pertemuan ini adalah mengevaluasi seluruh capaian hasil belajar anak-anak kelas X, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tahun pelajaran 2026/2027, khususnya terkait pemilihan mata pelajaran pilihan,” ujar Soumoukil.

Ia menjelaskan, dalam Kurikulum Nasional yang berlaku saat ini, sistem penjurusan IPA, IPS, maupun Bahasa sudah tidak lagi diterapkan. Sebagai gantinya, siswa diberikan kesempatan memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan cita-cita yang ingin mereka capai di masa depan.

Menurutnya, proses pemilihan mata pelajaran tersebut telah melalui berbagai tahapan yang dilakukan secara terstruktur oleh sekolah. Mulai dari sosialisasi kepada siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua, serta pemetaan minat dan potensi siswa yang dilakukan oleh tim kurikulum dan guru Bimbingan Konseling (BK).

“Seluruh tahapan sudah kami lalui dan saat ini proses pemetaan telah difinalisasi. Kami sudah mendapatkan pembagian kelas berdasarkan paket mata pelajaran pilihan yang dipilih siswa sesuai dengan rencana karier dan cita-cita mereka,” jelasnya.

Dengan demikian, pada tahun pelajaran 2026/2027 para siswa akan menempati kelas sesuai paket mata pelajaran yang telah mereka pilih.

Soumoukil mengungkapkan bahwa para orang tua memberikan respons positif terhadap pemaparan yang disampaikan sekolah. Hal itu tidak terlepas dari proses edukasi dan sosialisasi yang telah dilakukan sejak awal.

“Orang tua merespons dengan sangat baik karena sejak awal kami sudah memberikan pemahaman kepada seluruh elemen terkait. Saat memasuki tahapan ini, mereka sudah memahami proses yang berjalan dan siap bersinergi dengan sekolah dalam mendampingi anak-anak mereka,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan orang tua sangat penting dalam menunjang proses belajar siswa, terutama dalam menghadapi berbagai program pendidikan yang akan diterapkan di sekolah.

Selain itu, SMA Negeri 2 Ambon juga tengah mempersiapkan diri menjadi sekolah model dalam implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), coding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

“Kami harus benar-benar menyiapkan seluruh perangkat dan sumber daya yang ada di sekolah untuk melaksanakan program-program yang dipercayakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, kepada SMA Negeri 2 Ambon,” tandasnya.

IMG 20260604 114214 060 scaled
Kepala SMA Negeri 2 Ambon

Sementara itu, Ketua Komite SMA Negeri 2 Ambon, Piet Saimima, mengatakan pertemuan antara pihak sekolah dan orang tua siswa merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran.

Menurutnya, selain menjadi momentum pembagian laporan hasil pendidikan siswa tahun pelajaran 2025/2026, pertemuan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam mendukung proses pendidikan.

“Komite sangat berkepentingan dengan pertemuan seperti ini karena kami merupakan representasi dari orang tua siswa. Kami menjadi jembatan yang menghubungkan antara orang tua dan pihak sekolah,” katanya.

Saimima memberikan apresiasi kepada seluruh orang tua siswa yang dinilai memiliki kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi terhadap SMA Negeri 2 Ambon. Hal itu terlihat dari dukungan mereka terhadap berbagai kebutuhan pendidikan yang tidak dapat dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Saya harus memberikan apresiasi kepada seluruh orang tua karena mereka benar-benar memahami dan memiliki sekolah ini sebagai tempat anak-anak mereka dididik. Dukungan mereka sangat membantu proses pendidikan di sekolah,” ujarnya.

Saat ini, SMA Negeri 2 Ambon memiliki sekitar 1.473 siswa yang tersebar pada tiga jenjang kelas, yakni kelas X sebanyak 473 siswa, kelas XI sebanyak 508 siswa, dan kelas XII sebanyak 528 siswa. Seluruh orang tua siswa turut berkontribusi dalam mendukung pengembangan pendidikan di sekolah tersebut.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terus bekerja secara maksimal dalam memberikan layanan pendidikan kepada para siswa.

“Karena itu, kami dari komite memberikan apresiasi kepada kepala sekolah, para guru, tenaga administrasi, hingga petugas kebersihan yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di SMA Negeri 2 Ambon,” tuturnya.

Menurut Saimima, keberhasilan proses pendidikan di sekolah tidak terlepas dari sinergi yang baik antara sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan para siswa.

Ia pun mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian akademik siswa pada tahun pelajaran 2025/2026. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sekolah, seluruh siswa kelas X dan XI berhasil naik ke tingkat berikutnya.

“Puji syukur, tingkat kenaikan kelas tahun ini mencapai 100 persen. Ini menjadi bukti kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan di SMA Negeri 2 Ambon,” pungkasnya. (dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *