Daerah

Buka Giat Peyuluhan di Garara, Ini Pesan Ketua TP PKK malra

125
×

Buka Giat Peyuluhan di Garara, Ini Pesan Ketua TP PKK malra

Sebarkan artikel ini

Ketua TP PKK Malra Penyuluhan di Garara
Ketua TP PKK Malra Ny. Eva Eliya Hanubun didampingi Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Thalib Renhoran saat menghadiri penyuluhan program pembangunan keluarga, kependudukan dan KB bertempat di Balai Ohoi Garara, Sabtu (12/12/2020)

Langgur, Dharapos.com – Bertempat di Balai Ohoi Garara, Sabtu
(12/12/2020) dilaksanakan penyuluhan program pembangunan keluarga, kependudukan
dan keluarga berencana.

Giat tersebut terselenggara atas kerjasama Dinas
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten
Maluku Tenggara (Malra).

Diharapkan melalui giat itu, dapat meningkatkan pemahaman
masyarakat dalam pembentukan keluarga berkualitas di Malra.

Ketua TP PKK setempat Ny. Eva Eliya Hanubun membuka secara resmi
giat dimaksud.

Turut hadir, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Thalib Renhoran beserta staf serta Camat Kei Kecil Timur Selatan
Victor Ohoira.

Ny. Hanubun mengingatkan kepada warga masyarakat untuk memperhatikan
perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan menjalani protokol
kesehatan.

Hal itu mengingat corona Virus yang dalam beberpa waktu
belakangan ini mulai terdengar kembali meresahkan.

“Corona kabarnya mulai terdengar lagi. Jadi saya harap
setelah ibu-ibu habis berpergian segera mengganti pakaian dan jangan lupa pada
saat berpergian harus tetap memakai masker,” pesannya.

Ny. Hanubun menekankan terkait kesehatan itu sangatlah
penting.

“Karena kalau kita menjaga diri maka kita juga menjaga
keluarga sendiri. Dan kalau bukan kita, lalu siapa lagi,” sambungnya.

Ny. Hanubun juga mengingatkan kepada pasangan usia subur
agar tetap menjaga kesehatan sehingga ketika melahirkan, anak yang dilahirkan
dalam kondisi sehat dan terhindar dari penyakit Stunting.

Kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana Thalib Renhoran menyampaikan bahwa program KB bukan lagi
membatasi anak cukup dua tetapi bagaimana caranya untuk bisa membentuk keluarga
yang berkualitas.

“Silakan saja membuat program berapa pun anak didalam
keluarga akan tetapi harus dengan tujuan membentuk dan membangun keluarga
dengan baik,” tekannya.

Renhoran menegaskan, jika dirinya sebagai perpanjangan pemerintah
harus menyampaikan program-program KB untuk bagaimana membentuk keluarga
berkualitas.

“Olehnya itu, pada saat penyuluhan ini yang pasangan usia
subur saya minta untuk dapat merencanakan keluarga dengan baik,” tukasnya.

(dp-52)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *