![]() |
| Kepala Badan Kepegawaian Daerah Maluku Jasmono |
Ambon, Dharapos.com – Guna memenuhi kebutuhan tenaga
pendidik di Provinsi Maluku, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat
telah menyusun data terkait hal tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Maluku Jasmono menyampaikan,
pembahasan teknis tentang kebutuhan guru sedang dilakukan Disdikbud di Makasar
bersama perwakilan BKN wilayah Indonesia timur.
“Saat ini sedang dilakukan pembahasan teknis di Makasar,
sesuai data yang disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku sekitar
3500 sampai 3800 jumlah kuota sementara kita lagi validasi datanya sesuai
kebutuhan pada masing-masing sekolah. Dan saat ini sedang dibahas dengan
Kemendikbud,” ungkapnya kepada awak media di kantor Gubernur Maluku, Rabu
(2/12/2020).
Menurut Jasmono, data yang dikirim ini tidak hanya guru mata
pelajaran tertentu tetapi menyangkut semua bidang studi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim beberapa
waktu lalu, mengatakan Pemerintah akan mengangkat satu juta tenaga pendidik
honorer menjadi guru.
Sejuta guru akan diangkat dengan menyandang status Pegawai Pemerintah
dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada 2021 mendatang.
(dp-19)













