![]() |
| Mobil AWC Satuan Brimob Batalyon C Pelopor sementara melakukan penyemprotan disinfektan disalah satu ruas jalan Kota Langgur |
Langgur, Dharapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menggandeng institusi TNI dan Polri di wilaya itu melakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah kawasan di Kota Langgur, Kamis (16/4/2020).
Tim dibagi atas beberapa kelompok terdiri dari unsur Pemerintah yaitu BPBD, TNI – Polri yang terdiri dari anggota Polres, Brimob, dan Kodim 1503 Tual.
Sebelumnya, sekitar pukul 09.00 Wit berlangsung apel bersama di kantor Bupati yang dipimpin Kapolres Malra AKBP Alfaris Pattiwael sebelum penyemprotan dilakukan.
Di apel persiapan itu, Bupati M. Thaher Hanubun memberikan arahan sebelum penyemprotan dilakukan.
Ia mengingatkan OPD yang hadir untuk memiliki rasa peduli terhadap masyarakat dan daerah terhadap upaya pencegahan Covid-19.
Lanjut Bupati, penyebaran Covid-19 secara nasional semakin aktif dimana setiap hari selalu ada penambahan angka penderita secara signifikan.
“Kita telah berusaha dan berjuang keras, bersatu padu seluruh unsur Pemerintah daerah dan TNI – Polri, semua bersatu untuk melawan Covid-19 di daerah ini. Maka itu, semua harus peduli terhadap diri sendiri terhadap keluarga dan terhadap lingkungannya serta perduli pada daerah ini sehingga semua bekerja keras supaya jangan terjadi di daerah ini,” cetusnya.
Bupati juga meminta OPD untuk terus mensosialisasikan serta memberikan pemahaman tentang karantina mandiri yang dilakukan bagi pelaku perjalanan.
“Keluarga dan masyarakat kita harus tahu dan mengerti bahwa pelaku perjalanan adalah keluarga kita dan daerah ini sedang berada dalam keadaan bahaya. Sehingga Maluku tenggara ini harus dibersihkan dari penyebaran Covid-19 ,” pintanya.
Bupati menegaskan pula, bahwa tingkat resiko penyebaran Covid-19 di Malra sangat tinggi mengingat rata-rata semua yang datang ke daerah ini berasal dari wilayah yang masuk kategori zona merah seperti Jakarta, Jogjakarta, Makasar juga Ambon serta beberapa daerah lainnya .
“Maka itu, kita semua harus hati-hati,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa pihaknya bersama Tim Satgas dibantu TNI – Polri bertanggung jawab penuh atas kondisi daerah ini.
“Kami akan tetap bekerja siang dan malam mempertaruhkan nyawa demi kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Pantauan media ini, penyemprotan dilakukan dengan dua cara yaitu manual dan memakai Mobil AWC Satuan Brimob Batalyon C Pelopor.
Mobil melakukan penyemprotan di jalan-jalan utama sedangkan yang manual melaksanakan penyemprotan pada perkantoran dan rumah-rumah warga di wilayah Kota Langgur.
(dp-52)













