Daerah

Polisi MTB minta kejelasan 1800 nama di DPT

66
×

Polisi MTB minta kejelasan 1800 nama di DPT

Sebarkan artikel ini
Polres MTB DPT 2
Rapat Koordinasi Pengamanan Pilgub bertempat di ruang rapat Polres MTB, Jumat (22/6/2018)

Saumlaki, Dharapos.com
Kepala Kepolisian Resort Maluku Tenggara Barat (MTB), AKBP. Raymundus Andhi Hedianto meminta Pemerintah Daerah setempat untuk memperjelas daftar nama pemilih (DPT) khususnya pemula yang akan terlibat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, pada 27 Juni mendatang.

Permintaan Kapolres tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Pilgub bertempat di ruang rapat Polres MTB, Jumat (22/6) yang dihadiri oleh Wakil Bupati Agustinus Utuwaly bersama sejumlah pimpinan SKPD terkait.

Turut hadir pula, Komandan TNI AURI Saumlaki, Dandim 1507/Saumlaki, Danyon Infanteri 734/Satria Nusa Samudera, pimpinan Sub Den POM Saumlaki, Jajaran perwira Polres, Panwaslukada MTB serta perwakilan awak media cetak dan elektronik.

Dikatakannya, berdasarkan surat KPU kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten MTB, terdapat 1.800 jiwa yang bersumber dari pemilih pemula atau anak-anak sekolah.

“Mestinya hal ini diperjelas secara pasti tentang jumlahnya karena jika tidak maka hal ini juga bisa berpotensi memicu terjadinya konflik,” kata Kapolres.

Ia menyatakan, total jumlah pemilih tambahan ini perlu diperjelas oleh KPU sehingga mempermudah pihaknya dalam melakukan pengamanan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses pungut hitung nanti.

Mengingat, waktu untuk pelayanan kepada pemilih tambahan sesuai ketentuan hanya 1 jam yakni dari jam 12.00 hingga 13.00 waktu setempat.

“Saya minta agar scan surat keterangan dengan menggunakan aplikasi “QR Code Reader” di cek keasliannya. Selanjutnya pemutakhiran data pemilih tetap juga harus dipublikasikan sehingga diketahui oleh masyarakat,” sambungnya.

Selain permintaannya itu, Kapolres juga membeberkan temuan lain yakni masih terdapat sejumlah nama ganda dalam DPT yang juga harus menjadi perhatian penyelenggara.

Temuan itu berdasarkan DPT yang diperoleh dari Panwaslukada MTB.

Meskipun tidak memperinci total pemilih ganda sebagaimana hasil temuan itu namun dirinya menjelaskan bahwa nama ganda dalam DPT tersebut ditemukan di beberapa kecamatan dengan permasalahan yang berbeda yakni ada kesamaan nama dan kesamaan identitas lain.

Wabup Utuwaly di kesempatan itu menyatakan akan menindaklanjuti permintaan Kapolres untuk memastikan kejelasan data 1.800 pemilih pemula tersebut dan akan diserahkan secepatnya.

(dp-18)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *