Daerah

Bupati Aru Komitmen Benahi Berbagai Persoalan di Sektor Pendidikan

74
×

Bupati Aru Komitmen Benahi Berbagai Persoalan di Sektor Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Bupati Aru Gonga
dr. Johan Gonga

Dobo, Dharapos.com
Bupati Kabupaten Kepulauan Aru dr. Johan Gonga kembali menyatakan komitmennya untuk membenahi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi pasca dirinya memulai Pemerintahan bersama wakilnya Muin Sugalrey, SE.

Berbagai langkah pembenahan telah dilakukan demi mencapai visi “Sehat Negeri Ku, Cerdas Rakyat Ku”.

Salah satu sektor yang kini menjadi fokus pemerintahannya yaitu pendidikan khususnya yang berkaitan dengan kewajiban para guru atau tenaga pendidik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di berbagai wilayah penempatan.

Pasalnya, ketidakberadaan para pengajar di tempat tugas masing-masing hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan masih terus menjadi keluhan warga masyarakat.

Terhadap itu, Bupati memastikan akan mengambil tindakan tegas jika kedapatan ada guru atau tenaga pendidik yang tidak berada di tempat tugas.

“Kalau ada seperti itu, kami akan tindak tegas,” cetusnya saat dikonfirmasi sebelum pelantikan puluhan kepala sekolah di daerah tersebut, baru-baru ini.

Diakui Bupati, saat ini pihaknya sementara berupaya melakukan peningkatan kapasitas baik dari segi SDM maupun infrastruktur terkait kesiapan sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran pelayanan di bidang pendidikan.

“Peningkatan kapasitas SDM seperti disiplin, tanggung jawab serta kepedulian. Yang dimaksud tanggung jawab di sini adalah guru tersebut harus pergi ke tempat tugasnya di mana ia ditempatkan begitu pula dengan disiplin yaitu melalui penegakan aturan. Apabila melanggar dengan tidak melaksanakan tugas sebagai guru maka pasti kita tindak,” bebernya.

Bahkan, sejak awal tahun Pemkab Kepulauan Aru sudah mulai melaksanakan itu.

“Beberapa waktu lalu juga saya kumpulkan para guru dan dalam apel itu dan saya ingatkan mereka untuk disiplin melaksanakan tugas di mereka ditempatkan. Kalau tidak maka akan saya tindak tegas, dan saya tidak segan-segan untuk melakukan itu,” ancamnya.

Terkait adanya informasi terkait kesimpangsiuran SK penempatan dan surat tugas yang kabarnya membuat para guru memanfaatkan itu untuk tidak melaksanakan kewajibannya dengan tetap menerima gaji, Bupati memastikan akan menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami akan melakukan rasionalisasi  guru sehingga tidak lagi terjadi tumpang tindih tugas karena yang tertinggi adalah SK bukan surat tugas,” janjinya.

Bahkan Bupati membeberkan pula setelah dilakukan rasionalisasi awal oleh pihaknya ternyata terdapat kelebihan stok guru di Kota Dobo sebanyak 80 guru.

“Kelebihan 80 guru ini akan kita distribusikan secara merata ke semua wilayah di Kabupaten Kepulauan Aru,” sambungnya.

Sektor kesehatan juga mendapat sorotan yang bahkan Bupati juga telah mengeluarkan ancaman.

“Semua Kepala Puskesmas yang juga kedapatan tidak melaksanakan tugas akan saya ganti termasuk para tenaga medis juga akan saya tindak secara tegas. Jadi, kita tidak main-main dalam hal ini karena semua ini menyangkut kepentingan masyarakat,” tukasnya.


(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *