![]() |
| Leonora E. K. Far Far |
Ambon, Dharapos.com
Kota Ambon merupakan daerah yang sangat rawan terhadap bencana baik itu bencana banjir serta tanah longsor sebagaimana yang diungkapkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat beberapa waktu lalu.
Terkait fakta tersebut, warga Kota Ambon diminta sedini mungkin mengantisipasi kondisi alam yang terjadi akhir-akhir ini.
Dalam kunjungan kerja Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Ambon ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), belum lama ini, dilaporkan pihak BNPB Pusat meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon segera masukan data terkait titik-titik rawan bencana yang ada di Kota Ambon.
Hal ini diungkapkan Wakil ketua Komisi I DPRD) Kota Ambon, Leonora E. K. Far-Far, Selasa (3/2) di Balai Rakyat kota Ambon.
“Kota Ambon merupakan daerah rawan bencana, sehingga masyarakat diminta waspada terhadap bencana alam. Karena itu, BPBD Kota Ambon harus mendata titik-titik rawan bencana yang ada di Kota Ambon dan membuat laporan dan dikirim langsung kepada BNPB dan Kementrian Sosial,” ungkapnya.
BNPB juga, lanjut Far-far, berharap ada permintaan langsung dari BPBD Kota Ambon untuk menyiapkan Buffer stock, agar bantuan tersebut dapat di berikan langsung kepada Kota Ambon dan tidak melewati Provinsi.
“Sebagai Wakil rakyat , saya minta kepada BPBD Kota Ambon dan Dinas Sosial harus lakukan sosialisasi terkait waspada bencana alam sehingga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau daerah perbukitan selalu waspada terhadap datangnya bencana alam, baik banjir dan longsor ” lanjutnya.
Ditambahkan, bukan hanya warga Kota Ambon yang harus mengantisipasi namun BPBD maupun Dinas Sosial Kota Ambon sudah harus melakukan pendataan terhadap semua titik rawan bencana yang ada di Kota Ambon.
(rr)













