Daerah

Bupati Malra Pantau Langsunģ Pemakaman Jenazah Covid-19 di Namar

41
×

Bupati Malra Pantau Langsunģ Pemakaman Jenazah Covid-19 di Namar

Sebarkan artikel ini

Bupati hanubun Pemakaman Pasien COvid19
Bupati Malra M. Thaher Hanubun saat memantau langsung pemakaman jenazah pasien Covid-19 dari kejauhan

Langgur, Dharapos.com – Bertempat di Ohoi Namar, Sabtu (2/1/2021)
Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun memantau langsung penggalian kuburan
serta pemakaman jenazah pasien Covid-19 dari kejauhan.

Bupati selaku Ketua didampingi Dandim 1503 Tual selaku Wakil
Ketua Satgas Covid-19 Malra.

Pantauan media ini, kedua petinggi tersebut turun langsung
ke tempat penggalian kuburan Covid-19 guna memastikan seluruh persiapan berjalan
dengan baik dari penggalian sampai pemakaman.

Proses penggalian kubur dilakukan oleh personil Kodim 1503 Tual
dengan memakan waktu sekitar setengah jam.

Berselang beberapa menit setelah lubang kubur dan persiapan lainnya
selesai, mobil jenazah langsung memasuki lokasi pemakaman.

Jenazah dimakamkan dengan Protab Covid-19 yang berlaku.

Keluarga pasien Covid-19 yang meninggal juga hadir dan melihat
langsung mobil yang membawa jenazah pasien yang meninggal tersebut sebagai
penghormatan terakhir bagi almarhum.

Sementara itu, sejumlah warga sempat bertanya kepada Bupati yang
saat itu sementara duduk dibawah sorotan panas matahari.

“Mau panas atau hujan sebagai pemimpin yang bertanggung jawab
kepada masyarakat saya harus tetap berada bersama dengan masyarakat,” jawab
Bupati merespon pertanyaan warga.

Ia bahkan menegaskan pula bahwa lebih baik berada ditengah mereka
yang sedang berdukacita.

“Lebih baik kita berada di tengah orang yang sedang
berdukacita dari pada kita berada di tengah mereka yang sedang berpesta pora,”
tegasnya.

Bupati pada kesempatan itu juga menyampaikan turut berduka
cita kepada keluarga almarhum yang juga hadir pada saat pemakaman meski hanya
menyaksikan prosesi penguburan dari kejauhan.

Kepada kepala Ohoi Namar, Bupati meminta untuk segera
memfungsikan kembali posko Covid-19 yang berada tepat di ujung kampung sehingga
tidak ada warga masyarakat yang masuk ke tempat tersebut.

Terpantau, 2 jenazah dimakamkan pada lokasi tersebut dengan
memakai protab Covid-19.

Para pembawa jenazah juga memakai perlengkapan APD sesuai
peraturan yang berlaku.

(dp-52)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *