Daerah

Bupati Malra Sambangi Warga Tanimbar di Posko Karantina Hotel Langgur

81
×

Bupati Malra Sambangi Warga Tanimbar di Posko Karantina Hotel Langgur

Sebarkan artikel ini
IMG 20200411 132037
Foto bersama Bupati Malra M. Thaher Hanubun

Langgur, Dharapos.com – Bupati M. Thaher Hanubun, Sabtu (11/4/2020) pagi menyambangi para pelaku perjalanan asal Tanimbar yang saat ini berada di posko karantina Hotel Langgur,  Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Bupati menjelaskan, untuk sementara mereka  ini akan menjalani karantina di Langgur, sambil menunggu pihaknya melakukan kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Dari sisi kemanusiaan, mereka sementara kita tampung disini, dan saya akan terus berkordinasi dengan Bupati Tanimbar untuk bagaimana caranya memulangkan mereka. Mengingat, sekarang akses masuk ke Saumlaki sudah ditutup,” jelasnya.

Bupati menegaskan, segala kebutuhan yang diperlukan kedelapan warga Tanimbar selama berada di Maluku Tenggara akan menjadi tanggung jawab Pemda Malra.

“Siapapun juga pelaku perjalanan yang ada di posko karantina mandiri ini akan kita perhatikan. Ingat falsafah kita orang Kei, harta i bulir ne umat ni minan (manusia lebih mulia dari harta kekayaan),” pungkasnya.

Sementara itu, perhatian Pemkab Malra terhadap para pelaku perjalanan asal Tanimbar yang sementara menjalani karantina mandiri di Posko Hotel Langgur mendapat apresiasi.

Hal tersebut disampaikan mereka ketika Bupati M. Thaher Hanubun yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malra, menyambangi posko karantina di Hotel Langgur, Sabtu (11/4/2020), sekaligus mengecek langsung kondisi dan keadaan para pelaku perjalanan.

Semua kebutuhan hidup yang dibutuhkan para pelaku perjalanan di karantina ini ditanyakan langsung dan menjadi perhatian orang nomor satu di Malra ini.

Para pelaku perjalanan asal Saumlaki, Kepulauan Tanimbar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Malra.

“Kami semua yang dari Tanimbar ini berterima kasih kepada bapak Taher Hanubun atas segala bentuk perhatiannya baik sebagai pribadi maupun sebagai Bupati, ” ucap Elsina Luturmas.

Diketahui, Elsina Luturmas (35) asal desa Manglusi tersebut merupakan salah satu warga yang sementara menjalani karantina mandiri di hotel Langgur.

“Kami mengapresiasi karena penanganan sejak awal kami turun dari kapal sampai ke tempat karantina hingga hari ini, Pemda Malra masih tetap memberikan perhatian,” tuturnya.

Sesuai data yang dihimpun dari Posko Karantina setempat, sebanyak 8 warga asal Kepulauan Tanimbar merupakan penumpang KM. Leuser yang hendak kembali ke kampung halaman mereka.

Namun, informasi yang diterima ternyata Saumlaki telah menutup akses masuk, sehingga mereka memilih turun di pelabuhan Tual dan untuk sementara menjalani karantina di Hotel Langgur.

Delapan warga pelaku perjalanan asal Tanimbar yang sementara berada di posko Karantina Mandiri yakni Reksandi Batkunda (39), Amasamin Luturmas-Laki laki (21), Jully Balawatun (23), Maryani Afaratu (25), Elsina Luturmas (35), Aloisya Kadun (35), serta dua orang balita berusia 2 bulan dan 1 tahun.

(dp-49)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *