Berita Pilihan Redaksi

Bupati Resmikan Pelayanan Damri Murah Bagi Masyarakat MTB

53
×

Bupati Resmikan Pelayanan Damri Murah Bagi Masyarakat MTB

Sebarkan artikel ini
BUS MURAH MTB %25283%2529
Bupati Petrus Fatlolon saat meresmikan pengoperasian bus Damri murah bagi masyarakat MTB

Saumlaki, Dharapos.com 
Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Petrus Fatlolon, Rabu siang (26/7) meresmikan pengoperasian perdana pelayanan perintis dari Perum Damri dengan trayek Saumlaki-Larat, Saumlaki-Latdalam dan Saumlaki-Batu Putih yang bertempat di terminal Omele, Saumlaki.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten MTB, Julian Kurniawan dalam laporannya menjelaskan bahwa pengoperasian perdana Damri tersebut merupakan upaya Pemkab dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat di darat.

Dimana hal ini telah diupayakan semenjak Pemerintahan sebelumnya (Bitsael S.Temar – Petrus Paulus Werembinan – red) melalui koordinasi dengan Kementrian Perhubungan RI yakni Dirjen Perhubungan Darat dan Perum Damri. 

“Langkah ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan transportasi darat kepada masyarakat yang aman, nyaman dan mudah di jangkau. Proses ini sudah dilakukan semenjak tahun 2013 dan 2014, dan akhirnya tercapai dengan dikeluarkannya Keputusan Dirjen Perhubungan Darat nomor 5571/AJ.204/DRJD Tahun 2016 tanggal 6 Desember 2016 tentang penetapan trayek angkutan perintis 2017,” urainya.
Sebagai  tindak lanjut dari kerjasama dengan Perum Damri, Pemkab saat ini sedang mengupayakan penambahan trayek angkutan untuk melayani masyarakat di kecamatan Selaru, Kecamatan Tanimbar Utara dan Kecamatan Nirunmas.
“Upaya ini terus dilakukan mengingat transportasi darat  di MTB hingga kini masih sangat kurang serta untuk menekan angka tarif yang dilakukan secara sepihak oleh para pemilik kendaraan sehingga masyarakat sering mengeluh.
Ferdik Sakona, Kepala Area Manager Divre 4 Jayapura dalam sambutannya mewakili Dirut Perum Damri menjelaskan bahwa semenjak 2015 lalu, pihaknya telah melakukan survey di pulau Yamdena dan ditindaklanjuti dengan pengusulan 5 trayek bersama Pemkab MTB, namun  baru 3 trayek  yang diterima.
BUS MURAH MTB %25282%2529
Tampak sejumlah bus damri dengan rute yang telah ditetapkan  

“Jadi bus ini tahun anggaran 2016, sebenarnya saat itu sudah selesai dan dibawa kesini namun pengurusan berbagai hal seperti faktur dan termasuk keterlambatan penyerahan dari dirjen Perhubungan darat ke Perum Damri sehingga baru di teruskan”katanya. 

Ferdik katakan, di Maluku ada Pemerintah pusat memberikan 12 Bus, dimana 6 diantaranya untuk MTB, 2 Bus untuk Langgur, serta yang lainnya untuk kota Ambon dan Namlea.
“Kami telah menyurati Menteri Perhubungan untuk menambah 3 trayek dengan kisaran 4 sampai 5 bus lagi. Untuk itu saya mohon bantuan pa Bupati untuk menyurati pemerintah provinsi dan Dirjen Perhubungan Darat sehingga prosesnya cepat,” pungkasnya.
Bupati MTB, Petrus Fatlolon dalam kesempatan itu berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan dan Perum Damri yang telah berupaya memberikan bantuan 6 bus untuk melayani masyarakat di MTB.
Terkait pengoperasian bus damri, Bupati menjelaskan bahwa Pemkab wajib memberikan sarana transportasi yang layak dan murah kepada masyarakat. Untuk itu karena tarifnya telah diatur dalam Perda maka Pemkab menghimbau kepada pihak yang berkeberatan untuk bisa menerima. Selanjutnya, Jika ada angkutan kendaraan yang menetapkan tarif melebihi harga yang ada maka diharapkan melengkapi fasilitas yang melebihi Damri. 
 “Tapi kalau fasilitasnya kurang dari Damri maka Pemkab punya kewajiban untuk mengingatkan kepada yang bersangkutan untuk menyesuaikan dengan Perda. Nah, soal tarif angkot, kita sesuaikan dengan Peraturan Daerah nomor 17 tahun 2014 dimana tarif untuk Saumlaki-Larat sebesar Rp.128.000, sementara Saumlaki – Latdalam dan Saumlaki – Batu Putih itu tarifnya Rp.27.000”kata bupati.
Bupati tegaskan pula bahwa bagi penumpang yang hendak bepergian dengan menggunakan jasa transportasi Damri maka hanya membeli tiket penumpang dan tidak perlu membayar ongkos muat dari barang bawahannya.
Sebelum dioperasikan, 6 buah bus tersebut didoakan oleh Pastor Matheus Bwariat,Pr dan setelah itu diberkati untuk digunakan. 
(dp-18) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *