![]() |
| Para pelaku perjalanan asal Hoatsorbay yang baru tiba di pelabuhan Yos Sudarso, Tual saat berada di atas kendaraan jemputan |
Langgur, Dharapos.com – Setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) memiliki alur proses dalam menangani pelaku perjalanan dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
Salah satu diantaranya yang memiliki alur tersebut adalah Kecamatan Hoatsorbay.
Thalib Renhoran yang tergabung dalam tim Gugus Tugas Covid-19 Hoatsorbay kepada awak media, belum lama ini, menjelaskan alur penanganan bagi pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah itu diawali dengan pembentukan Tim Gugus Tugas Penangangan Pencegahan Covid-19 oleh Pemerintah daerah setempat.
Sekedar diketahui, tim gugus tugas yang dibentuk melibatkan OPD yang asalnya dari kecamatan tersebut.
Renhoran mencontohkan, tim dibentuk oleh Bupati Malra dengan melibatkan OPD bersama Camat saat penanganan warga masyarakat asal Hoatsorbay yang menumpangi KM. Leuser dari luar daerah.
“Jadi, segala sesuatunya sudah kami persiapkan dari awal sehingga saat penumpang turun dari kapal langsung diarahkan untuk menjalani pemeriksaan. Seusai diperiksa, para pelaku perjalanan ini diberi makan. Setelah itu, mereka diarahkan ke kendaraan yang telah disediakan,” urai Renhoran.
Dijelaskannya, sebanyak dua kendaraan bagi para pelaku perjalanan asal Kecamatan Hoatsorbay telah disiapkan oleh OPD dan Camat. Sehingga dari pelabuhan, para pelaku perjalanan langsung diantar menuju ke ohoi masing-masing.
“Setibanya di ohoi masing-masing, mereka ini dijemput oleh kepala desa didampingi aparat ohoi untuk selanjutnya diantar menuju ke tempat karantina yang telah disiapkan,” jelas Renhoran.
Pelaku perjalanan asal dari Kecamatan Hoatsorbay diantaranya Ohoi Wab Ngufar, Wab Watngil dan Tetoat berjumlah 19 orang.
Lanjut pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Malra, setibanya di ohoi pelaku perjalanan masih akan diperiksa oleh tim medis dari Puskesmas Wab dan Tetoat yang sudah menunggu.
“Jadi alur terkait proses penanganan pelaku perjalanan telah dipersiapkan sejak awal sehingga saat pelaksanaannya di lapangan berjalan aman dan lancar,” tandasnya.
Ditambahkan pula, ada 4 OPD yang terlibat dan bekerjasama dalam tim gugus tugas Covid-19 Hoatsorbay yaitu Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Sekwan, Sekertaris Bappeda, dan Kabag Admistrasi Pembangunan Setda Malra.
Ke empat OPD ini yang membantu Camat Hoatsorbay untuk penanganan penjemputan pelaku perjalanan yang menumpangi KM. Lauser.
“Kami dari OPD dibantu oleh Camat juga turut memantau dan memonitoring pelaku perjalanan selama masa karantina 14 hari. Dan setelah masa karantina selesai, mereka akan dikeluarkan dan kembali berbaur dengan masyarakat setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan yang dibentuk,” pungkasnya.
(dp-52)













