![]() |
| Kepala Dinas Perindag Maluku Elvis Pattiselano |
Ambon, Dharapos.com – Menjelang bulan puasa (Ramadhan) kebutuhan akan bahan pokok (bapok) di Maluku tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Semua bahan kebutuhan pokok tersedia dalam jumlah yang cukup, kecuali gula,” ungkap Kepala Dinas Perindag Maluku Elvis Pattiselano kepada pers di kantor Gubernur setempat, Selasa (21/4/2020).
Terkait dengan gula, saat teleconferensi dengan Kementerian Perdagangan RI, dirinya meminta harga eceran tertinggi (HET) gula dikawasan timur Indonesia mengingat harga jual yang akan ditetapkan oleh penjual nantinya.
“Akan dipertimbangkan HET untuk kawasan timur Indonesia sedikit lebih tinggi dari kawasan barat,” sambungnya.
Diterangkan Pattiselano, pada 28 April nanti pihak Bulog akan menerima 200 ton gula.
Diakuinya, sepanjang Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan tidak menutup jalur kebutuhan pokok, maka jalur distribusi ke daerah ini tetap lancar.
Pihaknya juga melakukan pemantauan ketersedian kebutuhan pokok pada 50 gerai modern baik lokal maupun non lokal yang berada di Kota Ambon.
Menyangkut pasar murah, Pattiselano mengakui jika jajarannya sedang mengkaji dan mengidentifikasi 33 titik pada sejumlah kawasan Muslim. Hal ini dimaksudkan untuk mendata masyarakat mengingat
subsidi pasar murah dikhususkan bagi masyarakat yang membutuhkan/kalangan bawah.
Selain itu, dengan adanya himbauan menjaga jarak maka staf distributor pun agak ragu dalam melayani pembeli yang datang berkerumun.
“Jadi, kita pakai sistem paket dengan data dari kepala desa,” tandasnya.
Direncanakan isinya beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, terigu 2 kg dan telur satu rak.
(dp-19)











