Utama

Ketua PKK Maluku Resmi TBM hingga PUSPAGA di Aru, Bupati Kaidel Apresiasi

409
×

Ketua PKK Maluku Resmi TBM hingga PUSPAGA di Aru, Bupati Kaidel Apresiasi

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Promal Resmi TBM Puspaga Aru

Dobo, Dharapos.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa resmi melaunching Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sita Kaka Walike dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kabupaten Kepulauan Aru.

Launching bertempat di TBM Kabupaten Kepulauan Aru Jln. Perumahan Rakyat Dobo, Senin (17/11/2025)

Hadir dalam kegiatan Bupati Timotius Kaidel didampingi Ny Klaudiya Imarisa Kaidel selaku Ketua TP PKK Kepulauan Aru serta Wakil Bupati Drs. Mohamad Djumpa, M.Si dan istri.

Juga hadir, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla beserta Ibu, Wakapolres Kepulauan Aru Kompol Djesy Batara, S.Sos, Kajari Kepulauan Aru Dr. Amanda, S.H., M.H, serta Ketua Bhayangkari Cabang Polres Kepulauan Aru Mega Albert Sihite.

Turut hadir, para pimpinan OPD, perwakilan Guru SD, SMP, SMA se-Kota Dobo, perwakilan siswa/siswi serta tamu undangan lainnya.

Bupati Timotius Kaidel dalam sambutannya mengaku sangat antusias dan semangat atas kunjungan Ketua TP PKK Maluku di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Tentu hari ini ada arahan yang nantinya diberikan kepada kami untuk menjadi acuan bagi kami melanjutkan pembangunan demi Aru yang lebih maju ke depan,” imbuhnya.

Bupati berharap Ketua TP PKK Maluku dan rombongan merasa nyaman dan senang untuk mengikuti seluruh agenda kunjungan kerja selama dua hari ke depan.

Diakuinya, keberadaan TBM Sita Kaka Walike dan Pusat Pembelajaran Keluarga Kabupaten Kepulauan Aru merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan budaya literasi dan memperkuat layanan informasi di tengah masyarakat.

“Kita menyadari bahwa di era informasi saat ini, kemampuan membaca dan memahami informasi menjadi sangat krusial tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi seluruh anggota keluarga,” akuinya

Pihaknya berharap launching ini dapat meningkatkan minat budaya baca masyarakat menjadi pusat edukasi pembelajaran keluarga yang pada gilirannya dapat berperan aktif dalam mendukung pendidikan karakter anak, memberikan pengetahuan praktis dan membantu keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan hidup secara proaktif dan kreatif.

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang langsung turun ke lapangan untuk melihat dan meresmikan fasilitas ini sebagai bentuk perhatian kepada kami,” ucapnya.

Bupati Kaidel juga berterimakasih kepada jajaran pengurus TP PKK Kepulauan Aru, seluruh pihak yang telah berkolaborasi di layanan publik yang berkualitas kepada di wilayah tersebut.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi nikmat dan karunia kepada kita semua dalam upaya membangun Kabupaten Aru yang lebih maju ke depan,” pungkasnya.

Ketua TP PKK Kepulauan Aru Klaudiya Kaidel mengakui daerah ini memiliki angka literasi dan numerasi yang masih rendah bila dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku.

Menyikapi kondisi ini, pihaknya lantas mengambil langkah-langkah strategis  guna membantu Pemda sebagai mitra. Dan salah satunya melalui kerja sama yang baik dengan sejumlah mitra OPD, maka berdirilah TBM Sita Kaka Walike dan Puspaga Kepulauan Aru.

“Kami menyadari bahwa kami tidak bisa berjalan sendiri dan dukungan dari Pemda, instansi terkait, tokoh dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan program-program ini,” pungkasnya.

Ketua TP PKK Promal Resmi TBM Puspaga Aru2Ketua TP-PKK Maluku Maya Lewerissa dalam sambutannya menyebutkan dua program ini merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya perempuan, anak, keluarga dan masyarakat di Kepulauan Aru.

TBM Sita Kaka Walike diharapkan menjadi ruang belajar yang aman dan ramah perempuan, tempat ibu-ibu dapat membaca, berdiskusi, dan meningkatkan kemampuan literasi dasar maupun literasi digital.

“Di era saat ini, di mana informasi bergerak begitu cepat, ibu-ibu perlu memiliki ruang untuk memperluas pengetahuan, baik terkait kesehatan, ekonomi rumah tangga, keterampilan keluarga, maupun pengasuhan,” imbuhnya.

Untuk itu, TBM memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk mengakses informasi yang tepat, relevan, dan memberdayakan. Lebih dari itu,  TBM juga berfungsi sebagai sarana untuk membantu ibu-ibu menjadi pendamping literasi di rumah.

“Karena kita semua tahu bahwa ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Sehingga melalui TBM ini, ibu-ibu dapat belajar bagaimana menumbuhkan budaya membaca di rumah, membimbing anak memilih bacaan yang sesuai, mengenali potensi anak sejak dini,” urainya.

Dengan demikian, TBM tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat tumbuhnya keluarga-keluarga yang cerdas dan kritis bagi anak-anak. TBM juga hadir sebagai ruang bermain dan belajar yang edukatif, menyenangkan, serta aman. di sini, anak-anak dapat membaca buku cerita, menggambar, menonton video edukatif, serta mengikuti berbagai aktivitas literasi yang dikemas secara kreatif.

“Lingkungan positif seperti ini sangat penting agar anak-anak terbiasa dekat dengan buku dan aktivitas belajar yang menggembirakan,” sambungnya.

TBM juga menjadi sarana untuk mencegah anak-anak dari paparan konten negatif yang semakin mudah diakses melalui gawai dengan menyediakan alternatif positif seperti kegiatan membaca bersama, kelas keterampilan, permainan edukasi, hingga berdayakan tontonan yang mendidik serta membantu membangun karakter anak sejak dini.

Di Kepulauan Aru khususnya  di mana banyak wilayah memiliki akses internet yang masih terbatas, TBM berperan sangat strategis sebagai tempat anak-anak mendapatkan informasi berkualitas dan aktivitas pengembangan diri yang sehat.

Bagi masyarakat secara luas, TBM berfungsi sebagai penggerak budaya literasi, meningkatkan minat baca, dan memperluas akses informasi.

Di Kepulauan Aru, yang memiliki geografis kepulauan dan banyak desa yang letaknya saling berjauhan, kehadiran TBM menjadi solusi nyata untuk menyediakan sumber belajar yang mudah dijangkau.

Misalnya, banyak warga di desa-desa pesisir aru masih mengandalkan informasi dari cerita turun-temurun  dengan adanya tbm, masyarakat dapat mengakses bacaan tentang kesehatan, pertanian, perikanan, pengelolaan ekonomi keluarga, hingga inovasi lokal yang dapat meningkatkan kesejahteraan.

TBM dapat menjadi tempat masyarakat belajar bersama-mulai dari kelompok nelayan yang ingin memahami teknologi tangkap ramah lingkungan, kelompok ibu yang ingin belajar kewirausahaan kecil, hingga anak muda yang ingin mengenal literasi digital.

“Dengan demikian, TBM bukan hanya tempat membaca, tetapi juga pusat pertumbuhan pengetahuan dan kreativitas masyarakat Aru,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Maya Lewerissa juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dibukanya pusat pembelajaran keluarga (PUSPAGA) Mutiara Aru, yang akan menjadi rujukan layanan konsultasi keluarga, pengasuhan positif, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan ketahanan keluarga.

Puspaga ini hadir untuk memastikan bahwa setiap keluarga di Aru memiliki akses informasi dan bimbingan yang tepat dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan sejahtera.

Keberadaan Puspaga yang bersinergi dengan TBM akan menjadi kekuatan besar dalam membentuk generasi Aru yang cerdas dan berkarakter.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan TBM Sita Kaka Walike dan Puspaga Mutiara Aru. Saya berharap TBM dan Puspaga ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, dikelola secara berkelanjutan, dan menjadi pusat pemberdayaan perempuan, anak, dan keluarga di Kepulauan Aru. Semoga langkah kecil hari ini menjadi awal dari perubahan besar untuk Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih cerdas, berdaya, dan Sejahtera,” pungkasnya.

Selepas menyampaikan sambutan, Ketua TP PKK Maluku resmi melaunching gedung TBM Sita Kaka Walike dan Pusat Pembelajaran Keluarga Mutiara Aru yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pengguntingan Pita.

Selanjutnya, dilakukan peninjauan TBM Sita Kaka Walike dan Pusat Pembelajaran Keluarga Kabupaten Kepulauan Aru.

(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *