Ambon, Dharapos.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi hingga ke wilayah terluar Indonesia. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kompak 86.971.07 Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya.
SPBU Kompak tersebut melayani kebutuhan masyarakat dengan menyediakan produk Pertamax dan Dexlite. Untuk menjamin kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga secara berkelanjutan melakukan penyaluran BBM ke wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan cuaca.
“Pertamina Patra Niaga terus menjamin keberlanjutan layanan dengan menjaga ketersediaan stok di SPBU. Sejak Senin (19/1) hingga Rabu (21/1) lalu sudah dilakukan suplai Pertamax dengan total 40 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selanjutnya sudah direncanakan kembali dilakukan penyaluran 35 ribu liter Pertamax dan 5 ribu liter Dexlite dalam beberapa hari ke depan secara bertahap,” jelas Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, Kamis (22/1/2026).
Selain memastikan volume pasokan, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya dalam hal perizinan sandar kapal. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi cuaca yang kurang bersahabat, guna memastikan proses sandar kapal dan penyaluran BBM berlangsung aman dan lancar.
Sebagai lembaga penyalur resmi yang dikelola oleh Pertamina Patra Niaga, SPBU Kompak 86.971.07 di Pulau Kisar beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menjamin standar kualitas dan kuantitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat.
Untuk harga jual, Pertamina memastikan produk BBM yang dijual melalui SPBU Kompak mengikuti harga resmi yang ditetapkan di Provinsi Maluku, yakni Pertamax Rp12.650 per liter dan Dexlite Rp13.800 per liter.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan ketersediaan dan layanan terbaik di Pulau Kisar untuk mendukung aktivitas serta perekonomian masyarakat. Apabila masyarakat memiliki keluhan terkait layanan di SPBU atau lembaga penyalur resmi lainnya, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk kami periksa dan tindaklanjuti,” tukas Bramantyo.
(dp-53)













