Daerah

Pilkada 2018, Cabup Malra Beberkan Program Unggulan

26
×

Pilkada 2018, Cabup Malra Beberkan Program Unggulan

Sebarkan artikel ini
Chrisantus L 2
Chrisantus Y. Layanan

Langgur, Dharapos.com
Menyambut pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Maluku Tenggara, kandidat Calon Bupati Chrisantus Y. Layanan mulai melakukan sosialisasi dalam rangka memperkenalkan diri.

Salah satunya dengan menawarkan sejumlah program unggulan  untuk 5 tahun ke depan.

Program-program tersebut masing-masing di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, kebudayaan dan pariwisata, pemberdayaan perempuan dan pemuda serta reformasi birokrasi.

“Mengapa kita mulai dengan masalah reformasi birokrasi, karena untuk menciptakan sebuah pemerintahan yang bersih dan bebas dari budaya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN, red) maka yang pertama harus dilakukan adalah mereformasi birokrasi,” ungkapnya.

Adapun langkah yang akan dilakukan adalah dengan meresistem yaitu sebuah sistem kerja dengan menempatkan tenaga -tenaga ASN pada bidangnya sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing.

Di awali fit and proper test  baik terhadap jabatan Sekda, maupun para Kepala-kepala SKPD.

Setelah reformasi birokrasi ini berjalan dia akan menjadi figur yang profesional yang sehingga dalam menjalankan tanggung jawab tugas pelayanan dan pemerintahan itu akan tercipta suasana baik, terbebas dari budaya KKN.

“Ke depan nanti untuk jabatan Sekda maupun para Kepala SKPD di dalam program kerja saya tidak akan masuk dalam target pemilihan, tetapi akan  masuk dalam proses-proses profesional berdasarkan golongan jabatan dan pengalaman kerja yang di atur dalam ketentuan UU ASN,” bebernya.

Terkait bidang pendidikan, harus di akui bahwa saat ini kebutuhan akan pendidikan tinggi di Maluku Tenggara masih di bawah standar.

“Kenapa di bawah standar? Karena Pemerintah tidak pernah memahami apa yang menjadi penyebab terjadinya kesenjangan atau kualitas pendidikan yang tidak baik,” akuinya.

Guna mengatasi itu, maka beberapa langkah telah disiapkannya.

“Langkah pertama adalah menciptakan kesejahteraan para guru, menciptakan kualitas  tenaga pendukung, menciptakan sekolah yang wajar, gedung yang layak hingga ketersediaan fasilitas  lainnya,” urainya.

Kemudian, pihaknya akan mendorong para lulusan SMA  untuk mengikuti kuliah PGSD 3 tahun sebagai spesialis untuk menjadi tenaga pendidik, maupun tenaga guru berbasis ilmu-ilmu pendidikan.

“Sehingga kita bisa mendapatkan guru yang benar-benar berkualitas di bidangnya bukan sekedar kita saling kenal atau karena masuk dalam tim sukses,” cetusnya.

Di bidang infrastruktur, Kei Besar menjadi target prioritas dalam program kerja tahun  pertama dirinya jika terpilih sebagai Bupati.

“Saya akan membangun jalan lingkar Kei Besar dengan memanfaatkan proyek multiyear dimana pekerjaan yang dilakukan bersambung dari tahun ke tahun hingga masa jabatan saya berakhir. Atau sekiranya kondisi yang ada di dalamnya memungkinkan maka kita targetkan dua tahun itu Jalan Lingkar Kei Besar harus tuntas,” tandasnya.

Dia juga mengakui telah membangun komunikasi politik dengan sejumlah partai politik seperti Golkar, Hanura dan PPP serta Demokrat.

Ditambahkan, sebagai kepala daerah, dirinya harus selalu berada di lapangan setiap saat guna mengetahui kondisi-kondisi yang ada di dalam masyarakat.

Begitu  pula setiap tahun saat bantuan disalurkan, sebagai kepala daerah, dirinya harus turun langsung untuk melihat dan mengecek sampai sejauh mana aliran dananya.  Sehingga tidak sampai terputus di tengah jalan.

“Ini untuk memastikan penyalurannya. Jangan sampai kepala daerah memberikan petunjuk lain tetapi di bawah justru buat jalan lain,” tukasnya.


(dp-20)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *