Ambon, Dharapos.com – Tepat hari ini, Jumat (20/2/2026), genap setahun kepemimpinan Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon. Dalam kurun waktu tersebut, keduanya dinilai mampu menunjukkan progres nyata melalui 17 program prioritas yang mulai dirasakan masyarakat.
Berbagai pembenahan terus dilakukan, terutama pada sektor pelayanan publik. Salah satu capaian yang paling menonjol adalah peningkatan akses air bersih bagi warga yang selama puluhan tahun belum menikmatinya. Terobosan ini menjadi bukti kerja nyata pemerintah kota dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Tak hanya itu, inovasi WAJAR (Wali Kota Jumpa Rakyat) juga membuka ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga. Melalui program ini, masyarakat dapat menyampaikan langsung keluhan, aspirasi, hingga masukan kepada pimpinan daerah.
Keberhasilan berbagai program tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Tim Penggerak PKK Kota Ambon hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kota yang berperan aktif memperkuat pemberdayaan keluarga hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, menegaskan bahwa pihaknya terus menyelaraskan seluruh gerakan PKK dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Seluruh program PKK akan bersinergi dengan program-program prioritas Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota,” ujarnya.
Menurut Lisa, PKK tidak hanya berfungsi sebagai pendamping, tetapi juga sebagai motor penggerak di tengah masyarakat—mulai dari edukasi keluarga, peningkatan kesehatan, penguatan ekonomi rumah tangga, hingga penataan administrasi dasawisma.
Dengan pola kemitraan yang solid antara Pemkot dan TP-PKK, berbagai program diyakini akan lebih cepat menyentuh kebutuhan riil warga. TP-PKK pun menyatakan komitmennya untuk terus bergerak bersama pemerintah kota.
“TP-PKK Kota Ambon tetap semangat mendukung seluruh program Pemerintah Kota Ambon demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sinergi yang kian kuat antara Pemerintah Kota Ambon dan TP-PKK diharapkan menjadi fondasi penting untuk mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat di ibu kota Provinsi Maluku tersebut. (dp-53)













