Daerah

Tiba di Tual, Ribuan Pelaku Perjalanan Diperiksa Kesehatannya

74
×

Tiba di Tual, Ribuan Pelaku Perjalanan Diperiksa Kesehatannya

Sebarkan artikel ini
Ribuan Penumpang Tual KM Nggapulu
Ribuan pelaku perjalanan asal Malra dan Kota Tual, Selasa (14/4/2020), tiba di pelabuhan Yos Sudarso Tual, dengan memanfaatkan jasa transportasi laut milik PT. Pelni, KM. Nggapulu

Langgur, Dharapos.com – Ribuan pelaku perjalanan asal Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kota Tual, Selasa (14/4/2020), tiba di pelabuhan Yos Sudarso Tual, dengan memanfaatkan jasa transportasi laut milik PT. Pelni KM. Nggapulu.

Proses embarkasi penumpang kapal sebanyak 1.114 orang tersebut dilakukan dalam pengamanan yang super ketat. 

Setibanya di dermaga Yos Sudarso, para pelaku perjalanan langsung menjalani proses pemeriksaan oleh Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 serta satuan TNI/Polri.

Dalam siaran pers Satgas Covid-19 Malra yang diterima media ini di Langgur, Rabu (15/4/2020), Bupati M. Thaher Hanubun turut serta dalam acara penjemputan sekaligus ikut menyaksikan proses pengamanan dan pemeriksaan terhadap para pelaku perjalanan.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Tual beserta pimpinan TNI – Polri, Sekda, OPD beserta Camat dan kepala ohoi kedua daerah.

Usai dilakukan pemeriksaan, selanjutnya para pelaku perjalanan diantar oleh para Camat menuju tempat karantina yang berlokasi di SMK Pelayaran, SMK Negeri 1 Langgur, SD Inpres Watdek, dan  ohoi (desa) serta kecamatan masing-masing dengan  menggunakan transportasi milik  Pemda.

Untuk diketahui, hasil pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Satgas setempat terhadap 413  pelaku perjalanan asal Malra tersebut, tidak ditemukan gejala penderita Covid-19.

Selain itu, tim Satgas juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap sejumlah barang-barang bawaan pelaku perjalanan.

Hingga hari ini, di Malra terdapat  satu orang  Pasien  Dalam Pengawasan (PDP) yakni PDP-02 berjenis kelamin perempuan (47),  beralamat  di  Ohoi  Wab Ngufar, Kecamatan Hoatsorbay.
PDP-02 yang ditetapkan pada tanggal 11 April 2020 tersebut kini sedang di rawat di RSUD Karel Satsuitubun Langgur, dan tetap dilakukan pemantauan selama 14 hari untuk dilakukan pemeriksaan ulang.


(dp-52)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *