![]() |
| Ribuan pelaku perjalanan asal Malra dan Kota Tual, Selasa (14/4/2020), tiba di pelabuhan Yos Sudarso Tual, dengan memanfaatkan jasa transportasi laut milik PT. Pelni, KM. Nggapulu |
Langgur, Dharapos.com – Ribuan pelaku perjalanan asal Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dan Kota Tual, Selasa (14/4/2020), tiba di pelabuhan Yos Sudarso Tual, dengan memanfaatkan jasa transportasi laut milik PT. Pelni KM. Nggapulu.
Proses embarkasi penumpang kapal sebanyak 1.114 orang tersebut dilakukan dalam pengamanan yang super ketat.
Setibanya di dermaga Yos Sudarso, para pelaku perjalanan langsung menjalani proses pemeriksaan oleh Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 serta satuan TNI/Polri.
Dalam siaran pers Satgas Covid-19 Malra yang diterima media ini di Langgur, Rabu (15/4/2020), Bupati M. Thaher Hanubun turut serta dalam acara penjemputan sekaligus ikut menyaksikan proses pengamanan dan pemeriksaan terhadap para pelaku perjalanan.
Turut hadir, Wakil Wali Kota Tual beserta pimpinan TNI – Polri, Sekda, OPD beserta Camat dan kepala ohoi kedua daerah.
Usai dilakukan pemeriksaan, selanjutnya para pelaku perjalanan diantar oleh para Camat menuju tempat karantina yang berlokasi di SMK Pelayaran, SMK Negeri 1 Langgur, SD Inpres Watdek, dan ohoi (desa) serta kecamatan masing-masing dengan menggunakan transportasi milik Pemda.
Untuk diketahui, hasil pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Satgas setempat terhadap 413 pelaku perjalanan asal Malra tersebut, tidak ditemukan gejala penderita Covid-19.
Selain itu, tim Satgas juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap sejumlah barang-barang bawaan pelaku perjalanan.
Hingga hari ini, di Malra terdapat satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni PDP-02 berjenis kelamin perempuan (47), beralamat di Ohoi Wab Ngufar, Kecamatan Hoatsorbay.
PDP-02 yang ditetapkan pada tanggal 11 April 2020 tersebut kini sedang di rawat di RSUD Karel Satsuitubun Langgur, dan tetap dilakukan pemantauan selama 14 hari untuk dilakukan pemeriksaan ulang.
(dp-52)













