Daerah

Upaya Ohoi Lairngangas dan Namar Cegah Covid-19 Diapresiasi

66
×

Upaya Ohoi Lairngangas dan Namar Cegah Covid-19 Diapresiasi

Sebarkan artikel ini
Ohoi lairngagas Cegah Covid 19
Tim Satgas Kecamatam Manyeuw saat turun mengunjungi Ohoi Lairngangas diperiksa suhu tubuh sebelum masuk ke Ohoi

Langgur, Dharapos.com –  Upaya 0hoi Namar dan Ohoi Lairngangas di Kabupaten Maluku Temggara (Malra) mencegah penyebaran Covid-19 di kedua wilayah tersebut langsung mendapat apresiasi.

Pasalnya, kedua ohoi tersebut begitu ketat menerima kunjungan orang luar yang masuk ke wilayahnya masing-masing.

Apresiasi disampaikan Kepala Dinas Sosial Malra Hendrikus Watratan yang juga ketua Tim Penanganan Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Manyeuw saat mengunjungi Ohoi-ohoi yang dijadikan tempat karantina terpusat di wilayah itu, Jumat (17/4/2020).

“Ohoi Namar dan Ohoi Lairngangas kami nilai sebagai contoh yang baik dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Maluku Tenggara karena mereka terlihat sangat ketat dalam menerima kunjungan orang luar ke tempat mereka,” akuinya.

Keduanya menutup pintu masuk ohoi dengan mendirikan posko yang dijaga ketat oleh keamanan dan aparat ohoi yang dipimpin langsung Kepala dan Penjabat Ohoi.

Ohoi Namar Cegah Covid 19
Di Ohoi Namar, sebelum masuk tim harus melalui penyemprotan disefektan ke kendaraan oleh petugas keamanan setempat serta harus mencuci tangan

Watratan mencontohkan, ketika tim akan masuk ke Ohoi Namar mobil yang ditumpangi langsung diberhentikan. Kemudian untuk sistem keamanannya, dilakukan dengan menyemprotkan mobil-mobil menggunakan cairan disefektan.

“Kami juga dipersilakan mencuci tangan dengan deterjen sebelum masuk ke ohoi dan wajib memakai masker,” urainya.

Begitu pula ketika hendak masuk  ke Ohoi Lairngangas, tim tim Kecamatan Manyeuw harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh barulah diizinkan masuk ke kawasan tersebut.           

Watratan berjanji akan menyampaikan bagaimana kesiapan tim penanganan pencegahan Covid-19  di kedua ohoi kepada Bupati M. Thaher Hanubun.

“Harapan kami agar tindakan tersebut dapat dijadikan sebagai contoh untuk Ohoi-ohoi lainya di Maluku Tenggara,” pungkasnya.


(dp-52)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *