Ambon, Dharapos.com – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon merevitalisasi Benteng Victoria masih terus berlanjut. Hal ini mengingat bangunan bersejarah tersebut merupakan cikal bakal dari lahirnya ibukota Provinsi Maluku itu.
Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta kepada awak media di Balai kota, Senin (9/3/2026) menyampaikan, pihaknya sementara menunggu audensi yang akan dilakukan Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan.
Dikatakan, untuk merelokasi Satuan TNI yang saat ini masih menempati lokasi benteng tersebut memerlukan koordinasi dengan Kementerian Perumahan, Kementerian Keuangan dan pihak terkait lainnya.
“Tidak menutup kemungkinan berkoordinasi dengan Pemerintah provinsi karena merevitalisasi pasti membutuhian anggaran yang besar,” terangnya.
Menurut Wawali Ely, merevitalisasi bangunan bersejarah ini penting dilakukan untuk mengedukasi generasi penerus agar mengetahui asal usul ibukota Provinsi Maluku.
Disampaikannya, Pemkot Ternate telah berhasil merevitalisasi aset sejarah yang sama seperti yang sedang dilakukan oleh Pemkot Ambon. Hal ini mengingat Benteng Victoria merupakan aset sejarah yang ada di tengah Kota Ambon.
“Kami ingin mengikuti jejak Pemkot Ternate yang sudah berhasil merevitalisasi bangunan bersejarah yang sama. Dan ada tiga benteng yang saat ini dikelola oleh Pemkot Ternate,” tukasnya.
Benteng Nieuw Victoria sendiri merupakan bangunan yang didirikan oleh bangsa Portugis pada 1575 silam dengan nama bentengnya “Nossa Senhora de Anunciada”.
Pada 1605, Belanda datang dan mengambil alih benteng tersebut dan menamainya Nieuw Victoria.
Saat ini bangunan tersebut ditempati oleh Satuan Kavaleri Kodam XV Pattimura.
(dp-19)













