![]() |
| Ir. Bangun Manurung, M. Plan |
Papua, Dharapos.com
Kepada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Ir. Bangun Manurung, M. Plan mengatakan ada 3 Menteri yang direncanakan ikut dalam rombongan ke Timika untuk meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Smelter di Provinsi Papua, Minggu (15/2) mendatang.
Dijelaskannya, sebelum meninjau lokasi pembangunan Smelter di Timika, pada Sabtu (14/2) Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat DR. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono, M.Sc dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bersama rombongan akan melakukan kunjungan kerja ke Ilaga Ibukota Kabupaten Puncak dan bermalam di sana.
Kemudian pagi harinya, Minggu (15/2) kembali melakukan kunker ke Tembagapura dan lokasi rencana pembangunan Smelter di Pomako Timika.
“Jadi memang benar ada kunjungan kerja menteri ESDM dan PU bahkan juga ditambah dengan Menteri Perhubungan ke Timika di mana rombongan tiba Sabtu kemudian berdasarkan informasi yang kita dengar setelah di Kabupaten Timika rencananya siang rombongan berangkat ke Ilaga ibukota Kabupaten Puncak dan bermalam di sana,” kata Bangun Manurung kepada wartawan, di Jayapura, Papua, Kamis (12/2).
Menurutnya, diperkirakan Smelter akan dibangun di sekitar daerah Pomako yang dekat ke laut, sehingga ke depannya bisa dibangun menjadi kawasan industri, seperti pabrik pupuk, semen dan lainnya.
“Jadi itu yang akan ditinjau oleh kami dan juga dengan rombongan Menteri,” jelas Kepala Dinas berdarah Batak tersebut.
Lebih lanjut, dikatakannya, pihak secara sudah mempersiapkan langkah teknis untuk pembangunan smelter, termasuk dampak lingkungan dari pembangunan smelter tersebut.
“Memang ada usulan lokasi yang selama ini kami sudah tahu dan kami bisa melihat melalui data satelit dan juga artinya kami pertimbangkan nanti untuk kesiapan aktivitas pelabuhan dan sebagainya maka kita usulkan di sekitar daerah Pomako,”tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Oesman Sapta Odang mengaku sangat mendukung dan setuju dengan keinginan Gubernur Papua Lukas Enembe, untuk membangun Smelter di tanah Papua.
“Gubernur juga ada cerita soal bagaimana percepatan membangun Smelter agar ada investasi di Papua. Intinya saya sangat setuju dengan gagasan Gubernur Papua Lukas Enembe,” akuinya saat berkunjung ke Provinsi Papua belum lama ini.
Sementara, Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan jika Pempus tetap bersih keras akan membangun Smelter di luar Papua, maka Pemprov Papua akan membangun Smelter di Papua dengan menggunakan biaya sendiri.
“Pembangunan Smelter otomatis ada ikutannya, dengan demikian kami sangat inginkan tingkat kemahalan harga di Papua harus dikasih turun, dengan cara industri harus dibangun di sini. Oleh karena itu, kalau keinginan Pusat membangun Smelter di luar, kami Pemerintah daerah akan tetap bangun dengan menggunakan biaya sendiri,” tegasnya.
(Piet)





