Ambon, Dharapos.com – Menanggapi insiden pertikaian yang terjadi di beberapa negeri bertetangga, Ketua Organisasi Hetu Upu Ana (Perhimpunan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa se–Jazirah Leihitu), Suherman Ura, menyerukan pentingnya menjaga stabilitas dan persaudaraan antarwarga.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan kehidupan sosial yang harmonis. Tanpa situasi yang aman dan tertib, aktivitas masyarakat baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial budaya akan terganggu.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi kewajiban kolektif seluruh masyarakat. Ketika kamtibmas terganggu, maka dampaknya dirasakan oleh semua pihak,” ungkap Suherman kepada Wartawan, Sabtu (21/2/2026).
Sebagai Ketua Organisasi Perhimpunan Pemuda dan Pelajar se–Jazirah Leihitu, ia memandang bahwa generasi muda memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Dari perspektif organisasi kepemudaan, pemuda dan pelajar adalah agen perubahan yang memiliki energi, gagasan, dan pengaruh besar dalam membentuk opini serta arah kehidupan sosial masyarakat.
Lebih dari itu, pemuda dan pelajar juga merupakan penjaga nilai-nilai sosial dan adat istiadat yang menjadi identitas bersama masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi, serta mengedepankan sikap dewasa dalam menyikapi setiap persoalan.
“Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Pemuda harus tampil sebagai jembatan perdamaian yang mempererat hubungan antar-negeri dan masyarakat banyak,” tegasnya.
Melalui pernyataan ini, Organisasi Hetu Upu Ana menghimbau seluruh elemen masyarakat tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, serta seluruh wargauntuk mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada.
Suherman juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta memperkuat komunikasi lintas komunitas demi mencegah terjadinya instabilitas kamtibmas yang lebih luas.
“Kedamaian adalah warisan yang harus kita jaga. Mari kita rawat kebersamaan ini dengan semangat persatuan, saling menghormati, dan komitmen untuk hidup rukun di tanah yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
(dp-53)













