Ambon, Dharapos.com – Upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Ambon. Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Wattimena, kembali turun langsung ke lapangan dengan mengunjungi Posyandu Sakura di RT 007/RW 004, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (13/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi penerapan Standar Pelayanan Minimal enam bidang (SP-6) yang kini mendorong posyandu bertransformasi menjadi pusat pelayanan terpadu bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Lisa didampingi pengurus TP PKK Kota Ambon, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Ambon, serta Lurah Kudamati.
Di hadapan para kader posyandu dan warga, Lisa menjelaskan bahwa kehadiran SP-6 menjadi langkah penting dalam memperluas fungsi posyandu yang selama ini dikenal hanya fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Posyandu sekarang tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak saja. Melalui SP-6, posyandu juga menjadi ruang pelayanan masyarakat yang mencakup enam bidang dasar yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ungkapnya.
Menurut Lisa, konsep tersebut merupakan implementasi kebijakan pemerintah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, yang mendorong penguatan peran posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.
Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak hanya datang ke posyandu untuk layanan kesehatan, tetapi juga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Jika ada persoalan di lingkungan masyarakat, tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga masalah sosial, lingkungan, atau ketertiban, itu bisa disampaikan melalui posyandu untuk kemudian diteruskan dan ditangani pemerintah secara berjenjang,” jelasnya.
Selain melakukan sosialisasi, Lisa juga menyerahkan bantuan berupa susu formula bagi bayi dan balita serta alat timbangan digital guna mendukung pelayanan di Posyandu Sakura.
Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan posyandu sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan dasar di lingkungan mereka.
Melalui penguatan fungsi posyandu ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin dekat, cepat, dan tepat sasaran.
(dp-53)













