Ambon, Dharapos.com – Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono Kota Ambon, Pieter Saimima memastikan distribusi air bersih bagi masyarakat Lateri dan sekitarnya kembali berjalan normal setelah proses perbaikan pompa berhasil diselesaikan.
Perbaikan dilakukan secara intensif mulai pukul 11.00 WIT hingga 05.30 WIT demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.
Hal tersebut disampaikan Pieter saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/5/2026). Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen menuntaskan persoalan distribusi air sesuai janji yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Kami berjanji minggu ini air kembali disalurkan, dan hari ini itu sudah terjawab. Pompa sudah selesai diperbaiki. Kami bekerja dari jam 11 siang sampai jam 05.30 subuh karena ini adalah tanggung jawab yang harus kami buktikan kepada masyarakat sebagai pelanggan yang membutuhkan air bersih,” ujar Pieter.
Ia menjelaskan, saat ini Perumdam Tirta Yapono sementara melakukan pengisian bak-bak penampungan di kawasan Bukit Lateri Indah dan Citraland, sekaligus menyalurkan air langsung kepada masyarakat di wilayah terdampak.
“Atas nama pimpinan, saya menyampaikan permohonan maaf atas terhambatnya distribusi air kepada masyarakat di Lateri dan sekitarnya,” katanya.
Menurut Pieter, gangguan distribusi air di kawasan Lateri menjadi alasan utama percepatan pembangunan sumur baru di wilayah tersebut. Saat ini, sumber air di Lateri hanya mengandalkan dua sumur, di mana salah satunya sempat mengalami gangguan.
“Satu sumur sudah diperbaiki, sementara satu sumur lainnya kapasitasnya terbatas sehingga belum mampu menyuplai daerah Bukit Lateri Indah maupun Citraland secara maksimal,” jelasnya.
Karena itu, setelah pembangunan sumur baru di Wayame selesai direkonstruksi, Perumdam Tirta Yapono akan melanjutkan pembangunan sumur baru di Lateri.
Ia menargetkan paling lambat awal Juli 2026 masyarakat Lateri sudah dapat menikmati tambahan suplai air dari sumur baru tersebut.
“Saya berharap paling terlambat awal bulan Juli kita sudah memiliki sumur baru, sehingga distribusi untuk Citraland tidak lagi mengganggu pembagian air kepada masyarakat lainnya,” ungkap Pieter.
Pieter menambahkan, selama ini pelayanan air bersih ke kawasan Citraland baru mampu berjalan sekitar delapan jam dari kebutuhan ideal 20 jam pelayanan. Dengan hadirnya sumur baru nanti, kapasitas pelayanan ditargetkan meningkat hingga 18 jam per hari.
“Dua jam sisanya digunakan untuk istirahat mesin, kemudian setelah itu suplai air kembali dijalankan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia menegaskan, program Perumdam Tirta Yapono bukan sekadar menyalurkan air, tetapi memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi.
Peningkatan layanan air bersih, lanjut Pieter, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Wali Kota Ambon dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, akses air bersih menjadi salah satu program prioritas dalam 17 program unggulan Pemerintah Kota Ambon.
“Pak Wali Kota memiliki komitmen agar masyarakat bukan hanya mendapat air bersih, tetapi kebutuhan air mereka benar-benar terpenuhi. Karena itu, tanggung jawab ini dipercayakan kepada Perumdam Tirta Yapono bersama dinas terkait,” katanya.
Perumdam Tirta Yapono bersama Dinas PUPR Kota Ambon, lanjut Pieter, terus bersinergi dalam pengembangan jaringan distribusi air bersih di Kota Ambon.
“Program pengembangan jaringan dilakukan oleh dinas terkait, sementara sisi pelaksanaan ada pada Perumdam Tirta Yapono,” tutup Pieter Saimima.
(dp-53)













