Ambon, Dharapos.com – Semangat sportivitas dan persatuan mewarnai pembukaan turnamen Liga U-17 Antar Kampung Soekarno Cup 2026 Zona Ambon di Lapangan Lease, Halong, Sabtu (16/5/2026).
Turnamen yang mempertemukan talenta-talenta muda sepakbola dari berbagai kampung di Pulau Ambon itu resmi dibuka dengan penuh antusiasme masyarakat dan para peserta.
Ketua Panitia, Sugiharto Aris Soulisa, mengatakan, Soekarno Cup bukan sekadar kompetisi sepakbola, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar mampu menyalurkan bakat dan menjauh dari pengaruh negatif.
“Liga Kampung U-17 Soekarno Cup ini kami adakan untuk menyalurkan bakat dan minat pemuda kampung, khususnya usia di bawah 17 tahun, agar mereka bisa berkarya, berprestasi, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya.
Ia menegaskan, turnamen tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga maupun antartim, sejalan dengan semangat persatuan yang diwariskan Presiden pertama RI, Soekarno.
Aris pun mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan etika olahraga selama pertandingan berlangsung.
“Menang atau kalah itu biasa, tetapi persahabatan dan rasa hormat antar sesama jauh lebih penting dan harus tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena yang juga menjabat Ketua KONI Kota Ambon menilai olahraga, khususnya sepakbola, merupakan alat pemersatu masyarakat sebagaimana yang dicita-citakan Bung Karno.
Menurutnya, berbagai turnamen yang digelar belakangan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi.
“Sebagai wali kota, beta bersyukur karena dalam seminggu ini banyak kegiatan olahraga yang memberi ruang bagi anak muda menyalurkan bakat mereka. Beberapa hari lalu ada lomba renang antar-SD, ada juga turnamen gawang mini, dan ke depan akan ada turnamen sepakbola umum memperebutkan Piala Wali Kota Ambon,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Soekarno Cup 2026.
Dalam kesempatan itu, Bodewin mengingatkan para pemain agar menjaga sportivitas dan menaati aturan pertandingan.
“Kompetisi itu penting, tapi junjung tinggi sportivitas. Pemain bola yang suka kekerasan dan kejar wasit itu tar pake,” tegasnya disambut tawa dan tepuk tangan penonton.
Ia juga meminta para wasit bertindak jujur dan konsisten dalam memimpin pertandingan.
Di tempat yang sama, Dewan Pengarah, Johan Rahantoknam mengatakan turnamen tersebut nantinya akan melahirkan tim perwakilan untuk mewakili Maluku dan Maluku Utara di tingkat berikutnya.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga sportivitas dan menunjukkan kualitas permainan terbaik.
“Ini liga kampung, tapi pemainnya tidak kampungan,” tandasnya saat membuka secara resmi Liga U-17 Antar Kampung Soekarno Cup 2026 Zona Pulau Ambon.
(dp-53)













