Ambon, Dharapos.com – Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits L. Tamaela, mendapat kehormatan khusus dari Pemerintah Kota Salatiga untuk menjadi saksi sejarah sekaligus ikut ambil bagian dalam ritual penempaan keris pusaka Kota Salatiga, Kamis (20/8/2026).
Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Salatiga yang juga Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI), Dance Ishak Palit.
Proses pembuatan keris pusaka tersebut merupakan inisiatif DPRD Kota Salatiga untuk menghadirkan simbol sekaligus identitas adat lokal. Tahapan penempaan besi baja melibatkan para empu serta partisipasi masyarakat mulai dari tingkat kecamatan hingga RT/RW.
Proses tersebut ditargetkan rampung menjelang puncaknya pada 10 November 2026, saat keris pusaka akan diserahkan secara adat kepada Wali Kota Salatiga.
Kehadiran Mourits dalam prosesi tersebut tidak hanya mewakili kelembagaan DPRD Kota Ambon dan ADEKSI, tetapi juga mempertegas ikatan emosional yang telah terbangun antara Ambon dan Salatiga.
Hubungan kekeluargaan kedua kota telah berlangsung dalam rentang sejarah yang panjang, terutama melalui keberadaan ribuan mahasiswa dan warga asal Ambon yang kini menetap di Salatiga.
“Pemerintah Kota Salatiga sangat mengapresiasi keberadaan warga Ambon di sana yang dinilai turut menopang dan mendukung pembangunan kota. Bagi saya pribadi dan kelembagaan, ini merupakan sebuah kehormatan besar,” ujar Mourits kepada awak media di Ambon, Senin (24/8/2026).
Acara penempaan keris tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Salatiga, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Maluku yang bermukim di kota tersebut.
Momentum ini sekaligus membuka peluang bagi Ambon dan Salatiga untuk menjajaki kerja sama formal di masa mendatang. Mengingat Ambon dikenal sebagai negeri adat sekaligus kota pendidikan, hubungan kedua daerah dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam berbagai sektor.
Salah satunya melalui penjajakan hubungan daerah kembar atau sister city. Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada penguatan sektor pendidikan dan kebudayaan, termasuk pertukaran pelajar dan mahasiswa serta sinergi dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Mourits juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Wali Kota Salatiga kepada Wali Kota Ambon atas jalinan keharmonisan yang terus terjaga.
Ia berharap hubungan emosional yang selama ini terbangun antara masyarakat Ambon dan Salatiga dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak di berbagai sektor.
(dp-53)













