Utama

Telkomsel Buka NextDev ke-12, Dorong Technopreneur Indonesia Kembangkan Inovasi Berbasis AI

0
×

Telkomsel Buka NextDev ke-12, Dorong Technopreneur Indonesia Kembangkan Inovasi Berbasis AI

Sebarkan artikel ini
IMG 20261012 WA0034

Jakarta, Dharapos.com – Telkomsel kembali membuka program NextDev ke-12 untuk mendorong para technopreneur Indonesia mengembangkan solusi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang mampu menjawab persoalan sosial dan lingkungan.

Mengusung tema “AI-Powered Innovations”, NextDev tahun ini memprioritaskan perusahaan rintisan digital yang telah memanfaatkan atau sedang mengeksplorasi AI untuk menciptakan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

as

Program ini hadir di tengah tantangan pendanaan perusahaan rintisan digital di Indonesia yang tercatat menurun 94,8 persen sepanjang 2021–2025. Di sisi lain, Indonesia baru memperoleh sekitar 4 persen dari total pendanaan AI di Asia Tenggara.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan NextDev terus mendorong technopreneur lokal agar tidak hanya mengandalkan kecanggihan teknologi, tetapi juga memiliki fundamental bisnis yang kuat, memahami kebutuhan pasar, serta menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan NextDev menjadi wadah bagi para technopreneur untuk membuktikan bahwa teknologi, termasuk AI, dapat digunakan untuk menjawab berbagai persoalan nyata.

“NextDev menjadi wadah bagi para technopreneur untuk membuktikan bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat menjawab persoalan nyata. Sebagai impact incubator, NextDev akan mendampingi mereka memperkuat teknologi, bisnis, dan dampak, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem Telkomsel,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Menurut Fahmi, program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR tersebut merupakan bagian dari semangat Melayani Sepenuh Hati Telkomsel melalui penguatan para pendiri perusahaan rintisan dan pengembangan solusi digital yang dapat mempercepat kemajuan Indonesia.

NextDev ke-12 akan berlangsung melalui tiga tahapan, yakni Scouting, Academy, dan Summit. Pada tahap awal, proses kurasi akan memprioritaskan solusi yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi AI, dengan penilaian meliputi performa bisnis, dampak, keunikan inovasi, serta kualitas dan kesiapan para technopreneur.

Sebanyak 20 technopreneur terpilih akan mengikuti proses validasi dan presentasi atau pitching sebelum diseleksi menjadi 10 peserta NextDev Academy.

Para peserta terpilih akan mendapatkan pendampingan dari mentor di bidang teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas. Pendampingan ini diarahkan untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, memperkuat model bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan nilai tambah melalui pemanfaatan AI.

Pengalaman mengikuti NextDev juga dirasakan Syekh A. Ageng, Founder & Director Luarkampus.id yang meraih predikat Best Technopreneur NextDev ke-10. Ia menilai program tersebut memberikan ruang bagi perusahaan rintisan untuk menguji solusi sekaligus memperkuat fondasi bisnis melalui bimbingan mentor dan interaksi dengan pelaku industri.

“Berangkat dari Pontianak, kami merasakan bagaimana NextDev membuka koneksi, wawasan tentang AI, dan peluang untuk bertumbuh lebih jauh. Saya mengajak para technopreneur, dari mana pun asalnya, untuk bawa solusi terbaiknya ke NextDev. Jangan tunggu semuanya sempurna, karena proses inilah yang bisa membantu kita membangun inovasi yang semakin jitu dan berdampak,” katanya.

Selain pendampingan, 10 technopreneur terbaik juga berkesempatan menjajaki kolaborasi bisnis dengan unit terkait di Telkomsel. Peluang tersebut mencakup eksplorasi kebutuhan, pengembangan dan uji coba solusi, hingga kemungkinan integrasi atau komersialisasi sesuai kesiapan dan relevansi masing-masing inovasi.

Perkembangan bisnis serta bukti dampak yang dihasilkan para peserta nantinya akan dipresentasikan dalam NextDev Summit pada 2027.

Untuk memperluas jangkauan, Telkomsel juga menghadirkan Roadshow NextDev di Jakarta, Makassar, Batam, Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta. Kegiatan ini turut menghadirkan Pitching Battle, yang memberikan kesempatan kepada technopreneur lokal yang lolos kurasi awal untuk mempresentasikan solusi di hadapan panel juri sekaligus memperoleh masukan, eksposur, dan peluang melaju ke seleksi nasional.

Dalam 11 penyelenggaraan sebelumnya, NextDev telah menginkubasi 162 perusahaan digital dari total 6.798 pendaftar, dengan dukungan 2.316 ahli dan mentor.

Para alumni program tersebut terus mengembangkan bisnis melalui akselerasi dan kolaborasi dalam ekosistem Telkomsel, antara lain di sektor pertanian, pendidikan, investasi, mobilitas listrik, efisiensi energi, dan gim digital.

Pendaftaran NextDev ke-12 dibuka mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026 melalui laman resmi pendaftaran NextDev. Technopreneur dari seluruh Indonesia dapat mendaftarkan solusi digital yang memiliki relevansi terhadap persoalan masyarakat, potensi dampak, keunikan inovasi, serta fondasi bisnis yang kuat untuk berkembang.

Melalui program ini, Telkomsel berharap semakin banyak inovasi digital berbasis AI yang tidak hanya unggul dari sisi teknologi, tetapi juga mampu berkembang menjadi solusi berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *