Berita Pilihan Redaksi

Tiga Hari Hilang Di Laut, Seorang Warga Desa Adaut Ditemukan Tewas.

58
×

Tiga Hari Hilang Di Laut, Seorang Warga Desa Adaut Ditemukan Tewas.

Sebarkan artikel ini
WhatsApp+Image+2021 11 16+at+03.22.36
Proses evakuasi jasad korban di laut.

Adaut, dharapos.com – Seorang warga desa Adaut, kecamatan Selaru, kabupaten kepulauan Tanimbar Likes Torimtubun (28) yang dinyatakan hilang selama tiga hari ditemukan tidak bernyawa di pesisir pantai Tongarlos di desa itu, Rabu (10/11/2021).

Sesuai penuturan warga, semula, LT pergi melaut sejak Senin (8/11/2021), namun tak kembali hingga pihak keluarga menemukan perahu yang digunakan korban yang berada tak jauh dari lokasi kebun mereka. Kemudian, keluarganya melaporkan kepada pemerintah desa Adaut untuk meminta bantuan masyarakat guna melakukan pencarian.

Johanis Justus yempormase, seorang keluarga korban menjelaskan kronologis kejadian. Menurutnya, Likes berpamitan dengan istrinya pada pukul tujuh pagi untuk pergi melaut, namun hingga sore belum juga kembali. Akhirnya saudara sepupunya  pergi dan hanya menemukan perahu dan senapan milik korban.

“Setelah itu, kami juga secara cepat memberikan informasi hilangnya anak kami kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian sehingga melakukan pencarian sejak Selasa kemarin hingga hari ini, dan  ditemukan jasad anak kami oleh saudara kami di depan kebun Tongarlos,” sambung Yempormase.

Koordinator penanggulangan bencana jemaat GPM Adaut, Atiti Nifmas Lodarnase saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pencarian sejak senin kemarin setelah mendengar kabar hilangnya Torimtubun.

Lodarmase menambahkan, semenjak hilangnya korban, pihak pemerintah desa tidak ada yang mendampingi untuk melakukan pencarian namun hanya membantu memberikan bahan bakar.

“dari hari kedua setelah hilangnya korban, kami saja yang turun ke lokasi namun tidak ada pendampingan dari pemerintah desa tapi hanya memberikan bahan bakar untuk proses pencarian ” sambung Lodarmase.

Lodarmase berharap pemerintah desa harus turut terlibat langsung di lapangan untuk hal serupa, karena masyarakat membutuhkan perhatian pemerintah bukan dengan hanya memberikan bahan bakar.

Ia mengimbau bagi masyarakat Adaut yang hendak melaut untuk  lebih dulu mengecek kelengkapan berlayar seperti pelampung dan sebagainya guna menghidari hal-hal buruk yang dapat menimpah diri mereka.

 Pewarta : Redemtor Reressy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *