Daerah

Uskup Mandagi Berkati 400 Krismawan/ti Paroki Santo Yosep Ohoijang

88
×

Uskup Mandagi Berkati 400 Krismawan/ti Paroki Santo Yosep Ohoijang

Sebarkan artikel ini

Uskup Mandagi 400 Penerima Krisma Paroki Ohoijang
Salah satu Krismawati saat menerima Sakramen Krisma yang diberkati langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC

Langgur, Dharapos.com – Sebanyak 400 Krismawan dan
Krismawati pada Paroki Santo Yoseph Ohoijang resmi menerima Sakramen Krisma yang
diberkati langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius
Mandagi, MSC.

Pemberkatan tersebut dilaksanakan di Gereja Santo Yosep Ohoijang, Minggu (15/11/2020).

Usai ditunjuk sebagai Uskup Agung Merauke, Mgr. Mandagi MSC
menjabat sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Amboina.

Perayaan Misa (Ekaristi Kudus) penerimaan Sakramen Krisma
tersebut, dipusatkan di Gereja Santo Yosep Ohoijang, yang dihadiri pula oleh
para imam (pastor) serta biarawan dan biarawati lainnya.

Pantauan media ini, sebelum menerima sakramen para calon Krisma
juga telah melakukan pengakuan dosa.

Pengakuan dosa tersebut diwajibkan sebelum menerima sakramen,
agar para calon Krisma dalam keadaan layak yang artinya bebas dari dosa-dosa
berat yang belum diakui.

Uskup Mandagi dalam khotbahnya menekankan Roh Kudus adalah anugerah
kasih Allah, yakni cinta kasih yang mengalahkan segala-galanya.

“Roh Kudus akan mengingatkan segala sesuatu yang diajarkan
oleh Kristus. Artinya, Roh Kudus memiliki kekuatan yang dahsyat. Bersyukurlah
kita memiliki Roh Kudus,” ajaknya.

Kepada para Krismawan dan Krismawati, Uskup Mandagi memberikan
pesannya.

“Semoga anugerah Roh Kudus membuat kita lebih mencintai
sesama. Roh Kudus itu diletakkan di hati kita dan bergerak dari dalam menjadi
spiritualitas, sehingga kita dapat menyaksikan banyak orang baik yang
senantiasa bertahan dalam kebaikan,” tandasnya.

Dalam perayaan misa tersebut, para calon penerima Krisma
maju satu persatu didampingi Wali Penguatan (Wali Krisma) yang telah ditunjuk.

Selanjutnya, para calon penerima Krisma dengan teratur maju
ke depan dan berlutut di hadapan Uskup, menundukkan kepala, menyerahkan diri,
membuka hati untuk menerima tanda karunia Roh Kudus, sementara Wali Penguatan
memegang bahunya.

Kemudian Uskup Mandagi membuat tanda salib pada dahi para
penerima (dengan ibu jari yang telah dicelupkan kedalam minyak Krisma).

Dengan demikian, penerima Krisma siap ditugaskan menyebarkan
damai dan kasih Kristus untuk dunia

(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *