Daerah

Masyarakat MTB Dihimbau Tak Terprovokasi Isu Negatif

36
×

Masyarakat MTB Dihimbau Tak Terprovokasi Isu Negatif

Sebarkan artikel ini
BUP TEMAR Pilkda 2017 2
Bupati Bitsael S. Temmar saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Sabtu (17/2) siang menyikapi kondisi terkini pasca Pilkada MTB

Saumlaki, Dharapos.com 
Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitsael S.Temmar Sabtu (17/2) siang menggelar konferensi pers di ruang kerjanya menyikapi berbagai persoalan yang muncul pasca pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada MTB, 15 Februari kemarin.

Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah, Pieterson Rangkoratat dan sejumlah kepala dinas dan badan di lingkup Pemkab MTB itu mengklarifikasi sejumlah tudingan yang dialamatkan oleh pihak- pihak tertentu kepada Pemerintah daerah.

Semisal soal netralitas ASN dalam Pilkada, maupun tudingan lain yang dinilai dapat mengganggu kondisi keamanan dan ketertiban di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Australia dan Timor Leste itu.

“Soal Bupati terpilih, itu baru dianggap final ketika KPUD ketuk palu baru kita tahu siapa yang menang dalam Pilkada, namun menjadi tugas kita ialah mengawal sampai prosesnya selesai. Kemudian yang kedua, sudah saatnya kita malu terhadap rakyat kecil dengan informasi yang menyesatkan,” urainya.

Yang ketiga, lanjut Bupati, kepada para PNS maupun kaum terpelajar di negeri ini jangan suka pemberitaan bohong.

“Bahwa Bupati sudah ditangkap, Ketua KPUD mengaku bahwa Bupatilah sebagai aktor intelektual dibalik kisruh DPT dan segala macam itu. Semua informasi itu tidak benar,” tegasnya.

Pemda lanjut Bupati, tidak pernah membuat kebijakan untuk memberikan dukungan kepada calon tertentu
seperti yang sengaja dibesar-besarkan di kalangan masyarakat beberapa pekan terakhir, oleh karena soal pilihan itu adalah hak privat setiap orang.

Dengan demikian dia tegaskan bahwa informasi yang sengaja dipelintir oleh orang-orang tertentu itu merupakan fitnah.

Selain itu, terkait indikasi keterlibatan para ASN, Bupati dengan tegas memerintahkan Sekda untuk secepatnya menginventarisir laporan keterlibatan jajarannya dalam politik praktis untuk kemudian diproses sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Inventarisir siapa-siapa saja yang terlibat dalam proses memenangkan pasangan calon tertentu, lalu kemudian digolong-golongkan dalam tingkat keterlibatannya,” kembali tegasnya.

Sesudah itu, dilakukan pemeriksaan khusus oleh Inspektorat dan diberikan sanksi berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Saya mendapatkan informasi di tingkat kecamatan, seorang pejabat nyata-nyata karena terlibat, sudah dilaporkan ke Panwas. Tetapi saya kira pak Sekda, yang bersangkutan juga harus dipanggil. Dan kalau perlu diperiksa secara terbuka supaya menjadi jelas,” tukasnya.


(dp-18)

Respon (4)

  1. Bebicara tentang politik, tidak terlepas dari kecurangan, kebohongan dan fitnah hanya demi mencapai tujuan akhir. Persoalan menang atau kalah itu lumrah…akan tetapi persoalan proses menang menjadi momok bagi setiap paslon yang bertarung…fakta membuktikan bahwa hmpir seantero nusantara ini perlakuan proses pemilihan selalu diguncangkan dengan berbagai isu, informasi untuk saling menjegal yang pada akhirnya bermuara pada hasil yang selalu disengketakan. Klaim mengklaim adalah suatu peristiwa yang masih dalam batas kewajaran… akan tetapi ketika sampai pada akhir perjalanan, selalu menjadi persoalan rumit yang melibatkan semua pihak…membangun opini adalah wajar selama masih dengan kepala dingin menanggapinya…meminjam kata-kata bijak …tidak ada asap kalu tidak ada api, tidak ada hujan kalau tidak ada awan…dalam kasus MTB selaku putra asli daerah yang bermukim di rantau hendanyak kita semua mengintrospeksi diri sejauhmana kita bertindak….ingatlah bawah apa yang kita lakukan semuanya tadak hanya berproses secara hukum, akan tetapi lebih dari itu nilai moral dan akhlak kita semua telah dicatat dan dibukukan dengan tinta emas oleh Yang Maha Kuasa, sang pencipta alam semesta. Mengakiri komentar ini saya hanya mengajak kita semua untuk tunduk dan bordoa sejenak minta ampun dan menyadari kekurangan dan kelemahan kita yang mungkin secara mata manusiawi tidak terlihat hanya Tuhanlah yang tahu segalanya… Syalom, selamat berhari Minggu… RATU NOR KIT DEDESAR… Raymond – Bandung

  2. Tuntas kan perhitungan suara dan temukan bukti- bukti yang kongkrit agar dapat berproses dengan baij dan lancar….agar jangan ada dusta di antara kita…..salam dua jari…merdeka

  3. Tuntas kan perhitungan suara dan temukan bukti- bukti yang kongkrit agar dapat berproses dengan baij dan lancar….agar jangan ada dusta di antara kita…..salam dua jari…merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *