PAPUA

Bangun Karakter Anak Dimulai Sejak Usia Dini

62
×

Bangun Karakter Anak Dimulai Sejak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Outbond TK ABUNAYAH
Kegiatan outbond TK. Abunaya Waena

Papua, Dharapos.com
Kodam XVII/Cendrawasih menyelenggarakan Outbond yang diikuti sekitar 60 anak usia dini dari Taman Kanak-kanak Abunaya Waena, Kota Jayapura, Provinsi Papua yang digelar di lapangan Jasmani Militer (Jasmil) Kodam XVII/Cendrawasih.

Kegiatan tersebut sebagai sarana untuk membangun dan memajukan sumber daya manusia yang dapat membangun karakter dan melatih para pelajar sejak dini.

Kapendam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf Teguh Pudji Raharjo mengatakan, kegiatan Outbond ini bertujuan mengajarkan anak untuk berpikir, menguatkan nilai diri yang bertumpu pada kasih sayang dan saling menghargai.

Selain itu, membantu menguasai perasaan, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain serta membuka diri terhadap lingkungan dan saling peduli antar sesama dan membangun sikap.

“Jadi, konsep belajar sambil bermain menjadikan seorang anak akan lebih dapat bisa menerima pelajaran dengan menyenangkan sehingga dengan cepat menerima pelajaran,” urainya dalam rilis yang diterima Dharapos.com, Selasa (12/5).

Disamping itu, ungkap Teguh, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa sosial terhadap sesama teman, menumbuhkan sikap kepemimipinan (leadership – red), kerjasama antara sesama dan saling menghormati dengan yang lebih tua baik itu guru/orang tua.

“Upaya membangun sumber daya manusia harus dibangun sejak awal seorang anak mendapatkan pendidikan, untuk itu usaha yang dibangun terlebih dahulu adalah membangun karakter yang tangguh, berbudi pekerti luhur, bertanggung jawab, berdisiplin dan mandiri,”jelasnya.

Dalam kegiatan Outbond ini, anak usia dini dari Taman Kanak-kanak Abunaya di berikan pelajaran terkait melatih aktivitas fisik (psikomotorik) dan memacu mental kompetitif melalui permainan-permainan kreatif yang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan citra edukatif yang mengolaborasi antara unsur pendidikan dan program permainan yang terarah.

“Diharapkan setelah mengikuti outbound anak-akan menjadi lebih komunikatif, lebih berani, lebih kreatif, berdisiplin dan mandiri,” harapnya.

(dp-30/25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *