![]() |
| DR. Nur Alam, SE, MM |
Jayapura, Dharapos.com
Ratusan umat Hindu kota Jayapura merayakan Dharma Santi Tahun Baru Caka 1937 sebagai rangkaian terakhir hari raya Nyepi yang di pusatkan di Wantilan Prajaloka Pura Agung Surya Bhuana Skyland, Distrik Abepura, kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (4/4).
Hadir pada perayaan Dharma Santi tersebut, Wakil Walikota Jayapura, DR. H. Nuralam, SE, MM, Pedarma Wacana Bali, Bunda Arsa Ningsi, Ketua PHDI Provinsi Papua, Ketua PHDI Kota Jayapura serta seluruh umat hindu Sedarma kota Jayapura.
Ketua Panitia Hari Besar Agama Hindu Tahun 2015, Ida Bagus Sutakertya dalam laporannya mengatakan Umat Hindu kota Jayapura telah melakukan kegiatan Dharma Sosial yang dilaksanakan beberapa hari lalu yakni kegiatan donor darah dan penanaman pohon di kota Jayapura.
“Ini juga merupakan rangkaian Hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1937,” ungkapnya.
Sementara, Wakil walikota dalam sambutannya mengatakan Dharma Santi merupakan salah acara yang merupakan rangkaian hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1937.
“Kegiatan tersebut jangan dilewati begitu saja akan tetapi kita memaknai dan memahami tema hari raya Nyepi untuk diwujudkan dalam perilaku hidup kita sehari-hari,” imbuhnya.
Dikatakan, tema yang di usung pada hari raya Nyepi kali ini sangat relevan dengan tujuan pembangunan kota Jayapura yang saat ini lebih mengarah kepada kebersihan lingkungan.
“Perayaan Dharma Santi ini adalah sebagai wadah untuk mengikat tali persaudaraan di antara sesama manusia dan secara interen agama Hindu maupun secara ekstern dengan agama lain yang ada di kota Jayapura dengan memiliki dimensi spiritual,” kata Wawali.
Sesungguhnya Tahun Baru Caka, lanjut orang nomor dua di kota Jayapura ini, merupakan tradisi keagamaan yang mengandung nilai-nilai luhur untuk meningkatkan kualitas serta bakti dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, tambah dia, Nyepi bukan sekedar kegiatan rutin tahunan untuk menyongsong Tahun Baru Caka tetapi memiliki makna spiritual yang dalam,sebagai perwujudan niat atau kurban suci serta kerja yang tulus dan ikhlas.
![]() |
| Umat Hindu saat hadiri Perayaan Dharma Santi |
Sebelum mengakhiri sambutannya, Wawali yang juga ketua PMI kota serta seluruh pengurus PMI kota Jayapura menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas inisiatif umat Hindu kota Jayapura yang telah membantu PMI untuk melakukan kegiatan Donor darah.
Sementara itu, Ketua PHDI Kota Jayapura, I Komang Alit Wardana pada sambutannya mengatakan melalui perayaan Nyepi dengan berbagai kegiatan ritual lainnya maka umat Hindu di kota Jayapura lebih dapat menghayati,memahami hikmah dan makna hari Nyepi itu sendiri.
Dengan tema hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1937 yang di angkat yakni “Penyucian Diri dan Alam Semesta Menuju Peningkatan Kualitas Kerja” adalah bertujuan untuk meningkatkan sarana, bakti dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Serta sebagai evaluasi, introspeksi dan koreksi diri umat untuk menjaga kerukunan umat Hindu dan antar umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara,” tandasnya.
Pinandita I Gusti Made Sunarta kepada sejumlah wartawan di Pura Agung juga mengungkapkan Dharma Santi merupakan rangkaian dari hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1973 dengan melaksanakan Catur Brata penyepian pada empat pandangan yang dilakukan umat sedarma.
“Seperti Amati Geni artinya tidak menyalakan api kemudian Amati Karya tidak melakukan aktifitas, selanjutnya tidak menikmati hiburan serta tidak berpergian,” urainya.
(Harlet)






