Ambon, Dharapos.com – Aspirasi warga Passo Larier terkait kebutuhan air bersih yang disampaikan dalam program WAJAR (Wali Kota Jumpa Rakyat) mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Ambon melalui Perumda Tirta Yapono.
Plt. Direktur Perumda Tirta Yapono, Piet Saimima, mengungkapkan bahwa permintaan tersebut disampaikan langsung oleh seorang warga saat pelaksanaan WAJAR pada awal tahun 2026 di kawasan Pantai Wainitu.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Perumda Tirta Yapono langsung bergerak menyiapkan langkah teknis guna menghadirkan pelayanan air bersih bagi masyarakat di kawasan Passo Larier.

Sebagai bagian dari persiapan itu, Perumda Tirta Yapono saat ini telah menyiapkan salah satu bak penampung air di kawasan Passo yang nantinya akan digunakan untuk menyalurkan air bersih kepada warga.
Menurut Saimima, langkah cepat tersebut merupakan bentuk perhatian serius Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pelayanan air bersih.
“Saya mau bilang masyarakat harus memberikan apresiasi kepada Pak Wali Kota Bodewin Wattimena. Kami di OPD hanya melaksanakan perintah. Pak Wali Kota betul-betul punya perhatian yang sungguh-sungguh kepada masyarakatnya, khususnya terkait air bersih,” ujar Saimima, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, program WAJAR menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus menjadi sarana bagi pemerintah untuk merespons kebutuhan warga melalui organisasi perangkat daerah (OPD).
“Rakyat bertanya, rakyat bermohon, dan Wali Kota menjawab lewat OPD. Salah satunya Perumda Tirta Yapono,” katanya.
Saimima menargetkan proses pemasangan sambungan air bersih dapat diselesaikan pada akhir Maret 2026, dengan catatan masyarakat proaktif melakukan pendaftaran serta pembayaran sambungan.
“Kalau masyarakat disiplin untuk proaktif mendaftar dan membayar sambungan, saya yakin akhir bulan Maret semuanya selesai. Awal April Pak Wali Kota sudah bisa meresmikan air bersih di Passo Larier,” pungkasnya.













