Daerah

Bantah Tudingan Masyarakat, Ini Klarifikasi Mantan Kepala Ohoi Rahareng Atas

70
×

Bantah Tudingan Masyarakat, Ini Klarifikasi Mantan Kepala Ohoi Rahareng Atas

Sebarkan artikel ini

Ohoi Rahareng Ats Tolak Mantan Kpl Ohoi
Roni Fenci Ohoiner, mantan Kepala Ohoi Rahareng Atas

Langgur, Dharapos.com – Roni Fenci Ohoiner, mantan Kepala Ohoi Rahareng Atas yang kembali mencalonkan diri langsung mengklarifikasi tudingan yang dialamatkan sekelompok masyarakat di wilayah itu kepada dirinya.

Ia mengaku merasa dirugikan atas pemberitaan miring tentang dirinya.  

“Saya merasa sangat dirugikan dalam pemberitaan atas pernyataan yang disampaikan oleh sekelompok orang yang menjelekkan diri pribadi saya melalui media ini,” ungkap Roni kepada Dharapos.com, Minggu (25/4/2021) pagi.

Ia mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya tentang dirinya pada Jumat (24/4/2021) berjudul “Masyarakat Rahareng Atas Tolak Keras Pencalonan Mantan Kepala Ohoi”.

Dalam pernyataannya, Roni bahkan telah melaporkan hal itu ke pihak berwajib juga mengenai aksi penutupan air yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di Ohoi Rahareng Atas.

Ia juga sudah menjelaskan kepada pihak berwajib  tentang permasalahan pencalonannya sebagai kepala ohoi melalui Rin Kot berdasarkan marga yang mau mencalonkannya.

“Jadi, seandainya marga Ohoiner…yah…. dia harus pakai Rin Kot marga Ohoiner bukan lainnya begitu juga dengan marga lainnya,” bebernya.

Dan semua itu ada peraturanya sehingga tidak mungkin dirinya menabrak aturan yang sudah ada dalam peraturan daerah.

Roni juga membantah tudingan soal kepemimpinanya dalam  membangun ohoi yang dituding cuma melihat keluarganya sendiri. 

“Semua itu tidaklah benar,” bantahnya sembari memberi bukti, Ohoi Rahareng Atas menjadi contoh dan terbaik tingkat kecamatan saat kepemimpinanya di 2019 lalu.

Dari 27 ohoi, atas penilaian Pemda berkaitan dengan pelaporan pertangungjawaban dana desa,  Ohoi Rahareng Atas menjadi yang terbaik se – kecamatan Kei Besar.

“Saat itu, saya yang pimpin Ohoi Rahareng Atas dan dinyatakan terbaik. Itu fakta lapangan dengan bukti data yang ada pada ohoi kami sebagai contoh dan kinerja yang dinilai bagus oleh Pemerintah Daerah Malra,” tegasnya.

Lanjut Roni, terkait pencalonan sebagai kepala ohoi,  dirinya telah mendapatkan rekomendasi dari BPO dengan bukti berita acara dan penandatangan BPO yang ditandatangani Bupati.

“Juga ada surat pengantar dari Pejabat setempat yang menyetujui pengusulan saya sebagai calon kepala ohoi,” lanjutnya.

Terkait lahan air yang diklaim sekelompok orang mengatasnamakan masyarakat Ohoi Rahareng Atas dalam penyampaian di media adalah bukan dirinya telah diselesaikan. 

“Jadi, terkait  lahan air yang mereka katakan di media itu bahwa bukan milik saya kemarin pada saat penyelesaian masalah di kantor polisi mereka telah mengakui bahwa lahan tersebut milik saya dan keluarga saya. Dan supaya publik tahu bahwa setiap tahun saya yang membayar pajak bumi dan bangunan lahan air itu,” tegasnya.

Roni menambahkan pula, pemasangan air untuk Ohoi Rahareng Bawah sudah ada sejak jaman orang tuanya masih menjabat sebagai pemimpin setempat selaku kepala dusun kala itu.

“Sebagai kepala dusun beliau sudah serahkan lahan air tersebut kepada Ohoi Rahareng Bawah sebagai desa induk,” tambahnya.

Kemudian,  ada proyek PNPM yang masuk dan masyarakat setempat bertemu dengan dirinya yang saat itu  menjabat sebagai kepala Ohoi untuk meminta secara adat agar bisa menggunakan kembali lahan air bersih tersebut.

“Semua masyarakat mengetahui bahwa Ohoi Rahareng Atas dan Rahareng Bawah merupakan satu keluarga dan permintaan masyarakat Rahareng Bawah tersebut bukan secara paksa tetapi mereka berjalan secara adat dengan membawa uang siri pinang untuk memintah air kepada kami yang punya petuanan dan masyarakat Ohoi Rahareng Atas pada saat itu. Jadi ini sebagai klarifikasi atas kebohongan sekelompok masyarakat yang menaikan permasalahan tersebut di media,” pungkasnya.

(dp-52)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *