PAPUA

BPPKB Kota Jayapura Gelar Sosialisasi Penanganan Korban KDRT

63
×

BPPKB Kota Jayapura Gelar Sosialisasi Penanganan Korban KDRT

Sebarkan artikel ini

Jayapura, Dharapos.com
Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP & KB) Kota Jayapura melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanganan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak  dalam rangka kegiatan Penanganan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dengan thema “Stop Kekerasan Dalam Rumah Tangga Cintailah dan Sayangilah Keluarga Anda.”

Sosialisasi KDRT
Pembukaan Sosialisasi oleh Asisten 1 Sekkot Jayapura

Pemateri yang diundang, yaitu dari Dinas Kesehatan Kota, Kepolisian Resor Kota Jayapura, dan dari BPP & KB Kota Jayapura.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota Jayapura, yang diwakili oleh Asisten I Setda Kota Jayapura, Drs. Hanok Wabukomo, MM.

Wali Kota dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda Kota jayapura Hanok Wabukomo, mengakui bahwa sampai hari ini masih banyak terdapat tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak terutama dalam lingkup rumah tangga.

Ironisnya lagi, tindak kekerasan tersebut, justru disebabkan oleh hal-hal yang sepele. Kenyataan ini tentunya tidak dapat dibiarkan berlanjut.

“Kita sadari bahwa segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan dalam rumah tangga, merupakan pelanggaran HAM dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta Pancasila dan UUD 1945 serta bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan, apapun agamanya,” ungkapnya dalam sambutannya di RM Maranli Abepura, Jumat (8/5).

Walikota, mengungkapkan setiap oang dalam rumah tangga sangat mendambakan suasana hidup yang aman, nyaman, tentram, utuh dan harmonis, hal ini sesuai dengan harapan dikeluarkannya UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

“Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat. Dari keluarga yang baik, aman, nyaman dan tentram, tentu akan bermuculan masyarakat yang baik, aman, nyaman, dan tentram,” ucapnya.

Selanjutnya BTM, berpesan melalui kegiatan ini membangun persepsi dan pemahaman yang sama tentang setiap permasalahan dan kebijakan yang pro perlindungan perempuan terhadap KDRT, meningkatkan pengetahuan tentang pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan bidang perlindungan terhadap perempuan anak terhadap KDRT sehingga dapat lebih komprehensif, dan lain-lainnya.

“Saya berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya, khususnya bapak dan ibu, agar dapat mengurangi bahkan menghilangkan perilaku kekerasan dalam rumah tangga yang tidak sehat dan tidak manusiawi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPP dan KB Kota Jayapura Betty Puy, menambahkan tujuan itu dilaksanakan kegiatan ini dalam rangka sosialisasi penanganan kasus kekerasan yang terjdi sama perempuan dan anak sehingga kita merasa penting untuk mengundang berbagai elemen untuk memberikan pemahaman bagaimana terjadi kekerasan dalam rumah tangga.

“Pemerintah Kota sejak tahun 2008 telah membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan
Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang didalamnya ada tim kerja kami yang akan menjadi narasumber bagi peserta kegiatan di hari ini untuk membangun pemahaman sehingga peserta dapat mensosialisasikan dimana tempat dia berada juga dia menjadi focal poin untuk menyuarakan apa yang telah dia dengar dan tahu untuk menolong sesame korban mengalami kekerasan dalam rumah tangga,” ucapnya.

Diungkapkan, untuk tahun lalu ada 64 kasus yang berhasil ditangani oleh BPP dan KB melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), sedangkan untuk tahun ini sampai bulan Mei ini ada 10 kasus yang ditangani.

“Kasusnya seperti kekerasan fisik, penelataran rumah tangga, perselingkuhan, kawin paksa, dan lain-lainnya,” ungkapnya.

Betty mengharapkan dengan kegiatan ini ada pemahaman yang baik agar peserta bisa menolong dirinya sendiri maupun orang lain sehingga dapat menangani kasus kekerasan di Kota Jayapura.

“Kita mau supaya kasus kekerasan di dalam rumah tangga dapat diminimalkan sehingga berkurang, walaupun tidak terhapus secara keseluruhan,” harapnya.

(bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *