Ekonomi dan Bisnis

Bulan Oktober 2015, Kota Tual Alami Deflasi 1,53 Persen

86
×

Bulan Oktober 2015, Kota Tual Alami Deflasi 1,53 Persen

Sebarkan artikel ini
Logo BPS
Logo BPS

Tual, Dharapos.com
Berita resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menyebutkan hasil perkembangan indeks harga konsumen kota Tual pada bulan Oktober 2015 mengalami deflasi sebesar 1,53 persen.

“Kota Tual pada bulan Oktober 2015 mengalami deflasi sebesar 1,53 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 131,59 pada bulan ini. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,95 persen dengan IHK 127,18 dan terendah terjadi di Kota Pandangsidimpuan sebesar 0,01 persen dengan IHK 118,04,” demikian penjelasan Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Malra – Kota Tual, Jhon Tuhumuri SE ketika memaparkan angka inflasi Kota Tual di depan sejumlah pimpinan SKPD.

Seperti di Kota Ambon mengalami inflasi sebesar 1,02 persen lebih tinggi dari Kota Tual dengan IHK sebesar 121,54. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado Sulawesi utara sebesar 1,49 persen dengan IHK 123,07 dan terendah terjadi di Yokjakarta,DIY sebesar 0,01 persen dengan IHK 119,15 deflasi tertinggi terjadi di tanjung pandan, bengkulu belitung sebesar 1,95 dengan IHK 127,18.

Dari 82 Kota HK di Indonesia pada bulan oktober 2015 IHK Kota Tual menempati peringkat ke-1, Kota Ambon peringkat ke-36 inflasi bulanan kota tual menempati peringkat ke-81 Kota Ambon peringkat ke-2, inflasi tahun kalender Kota Tual menempati peringkat ke-6,Kota Ambon peringkat ke-3 dan untuk inflasi tahun ke tahun Kota Tual menempati peringkat ke-2 dan kota Ambon peringkat ke-6.

Deflasi di Kota Tual terjadi karena adanya penurunan rata-rata harga yang ditunjukkan oleh turunya indeks di beberapa kelompok pengeluaran yang cukup tinggi, dengan penurunan tertinggi terjadi di kelompok pengeluaran bahan makanan yakni sebesar 5,24 persen.

Tuhumury juga mengaku kalau tingkat inflasi tahun kalender untuk kota tual di bulan oktober 2015 sebesar 4,99 persen,(Kota Ambon sebesar 5,74 persen),sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (oktober 2015 terhadap oktober 2014) sebesar 9,45 persen (Kota Ambon sebesar 8,58 persen).

“97 jenis barang mengalami perubahan harga di bulan oktober 2015 dan sekaligus memberikan andil terhadap deflasi Kota Tual,” akuinya.

Jenis barang dan jasa dengan presentasi penyumbang deflasi terbesar di Kota Tual pada bulan oktober 2015 adalah ikan Kembung,lema (0,2732 persen), angkutan udara (0,2662 persen), cabai rawit (0,1599 persen), Kakap putih, Sakuda (0,779) dan rokok kretek (0,746).


(iwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *