Dobo, Dharapos.com – Aksi demo oleh puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Masa Depan Jargaria (Asa – Jar) berlangsung di Jl. Pemda I Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (9/9/2025).
Pendemo dalam aksinya menyasar Kantor Bupati dan DPRD Kepulauan Aru
Masa aksi melalui Koordinator Lapangan Rahim Rumatiga dan Borju Gadil meminta tanggapan Pemda dan DPRD Kepulauan Aru terkait pihak yang bertanggung jawab dalam hal pelunasan beasiswa demi kelangsungan pendidikan mahasiswa asal Aru.
Demo yang berjalan aman malah berujung ricuh hingga terjadi aksi perusakan oleh sekelompok pendemo.
Pantauan lapangan, awalnya pukul 09.00 WIT massa aksi berkumpul di area seputaran pasar Jargaria, Kelurahan Galay Dubu dan langsung melakukan Orasi.
Selanjutnya, pukul 10.15 WIT massa aksi bergerak menuju lapangan Yos Sudarso Dobo Kelurahan Siwalima.
Pukul 11.00 WIT massa aksi bergerak menuju depan jalan kantor Bupati tepatnya di Jalan Pemda I kelurahan Siwalima, kecamatan Pulau pulau Aru
Pukul 11.30 WIT massa aksi tiba di depan kantor Bupati dan langsung melakukan orasi.
Pukul 12.50 WIT Wakil Bupati Moh Djumpa bersama Ketua dan Anggota DPRD serta Kapolres Kepulauan Aru menemui massa aksi dan memberikan tanggapan.
Wabup langsung memberikan tanggapannya.
“Kami selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru sudah berkoordinasi dengan para pimpinan OPD lainnya, dan kami sepakat untuk berencana membayarkan tunggakan ini dengan dana hibah yang ada setiap tahun,” ungkapnya.
Akan tetapi, kata Wabup, jikalau cuma berfokus terhadap permasalahan ini maka permasalahan yang lain akan terbengkalai atau tidak terselesaikan.
“Saya selaku Pemerintah daerah akan berusaha keras untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara membayar sebagian ataupun semampunya. Maka itu, kami meminta kepada para massa aksi ataupun mahasiswa untuk bersabar dan memberikan waktu untuk kami menyelesaikan permasalahan-permasalahan ini,” pintanya.
Lanjut Wabup, adapun terkait pemulangan beberapa mahasiswa itu merupakan kebijakan yang dijalankan oleh pihak kampus.
“Selanjutnya untuk sementara, program penerimaan beasiswa untuk mahasiswa baru kami hentikan sementara waktu agar kami dapat berfokus menyelesaikan permasalahan yang sudah ada terlebih dahulu,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Aru Udin Belsigaway, S.Ap.
“Sama seperti yang sudah disampaikan Wakil Bupati bahwa kami DPRD Kepulauan Aru juga akan berkolaborasi ataupun bekerjasama dengan Pemerintah daerah untuk sama- menyelesaikan permasalahan ini,” responnya.
Untuk itu, Udin meminta kepada adik-adik mahasiswa untuk bersabar karena DPRD Bersama Pemda akan berusaha menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Perlu kalian mengetahui bahwa Bupati Kepulauan Aru telah membentuk satu tim yang diketuai oleh Asisten 3 untuk menyelesaikan persoalan adik-adik mahasiswa dan saat ini tim sedang berada di Ambon untuk menyelesaikan masalah ini,” imbuhnya.
Kapolres Kepulauan Aru menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib.
Ia juga memastikan terkait permasalahan yang sudah terjadi, pihaknya selaku Aparat Penegak Hukum akan menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan.
“Saya sudah memerintahkan Penyidik Sat Reskrim untuk memproses seluruh laporan yang sudah dilaporkan. Jadi, adik-adik sekalian tidak perlu ragu, saya sampaikan kepada adik-adik sekalian untuk bersabar biarkan Pemerintah Daerah dan DPRD Kepulauan Aru menyelesaikan permasalahan ini,” tegasnya.
Tak berselang lama, muncul sekelompok mahasiswa yang kembali berorasi.
Di tengah-tengah menyampaikan orasi, para pendemo ini diminta untuk pulang oleh pihak Dewan dengan alasan Pemerintah daerah belum bayar ke pihak kampus.
Namun permintaan itu malah tidak diterima baik oleh pendemo yang kemudian merasa kesal hingga menumpahkan amarahnya. Sekelompok oknum mahasiswa ini kemudian melakukan pengrusakan hingga memecahkan kaca kantor Dewan setempat.
Polisi pun dilaporkan telah turun tangan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
“Proses penyelidikan sementara dilakukan,” respon sumber di Polres Kepulauan kepada Dharapos.com, Rabu (10/9/2025).
(dp-31)













