Ambon, Dharapos.com – Farhatun Rabiah Samal resmi menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku setelah dilantik langsung Gubernur Hendrik Lewerissa.
Farhatun dilantik bersama 21 Pejabat Tinggi Pratama lainnya yang akan menjabat di berbagai instansi lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.
Pelantikan yang berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (20/2/2026) ini merupakan bagian dari proses penempatan aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan di wilayah Maluku.
Usai dilantik Farhatun Samal menyampaikan rasa syukurnya, dan berjanji akan menjalankan tugas yang diembannya dengan baik.
“Saya merasa sangat terhormat dan bertanggung jawab yang luar biasa atas kepercayaan yang diberikan. Saya berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi penuh. Prioritas saya adalah, mengoptimalkan fungsi sekretariat untuk mendukung kerja DPRD dalam menyusun kebijakan yang bermanfaat, mengawasi pelaksanaan program pemerintah, serta menjadi jembatan komunikasi antara dewan dengan Masyarakat,” imbuhnya.
Farhatun juga menegaskan akan bekerja sama dengan seluruh anggota DPRD, pemerintah provinsi, dan berbagai komponen masyarakat untuk mempercepat kemajuan Maluku.
“Kita akan fokus pada isu-isu krusial seperti pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pemajuan budaya dan keamanan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengaku, pelantikan kali ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah provinsi, dalam menerapkan sistem merit untuk pengisian jabatan strategis.
Dikatakan, seluruh calon pejabat telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari uji kompetensi hingga proses seleksi terbuka yang transparan.
“Kita tidak memilih sembarangan. Setiap pejabat yang berada di sini hari ini adalah yang terbaik, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki, hasil dari proses yang adil dan berdasarkan merit system,” sambungnya.
Gubernur menekankan pentingnya kerja sama yang solid antar seluruh organisasi perangkat daerah. Ia mengingatkan agar tidak ada ruang bagi ego sektoral yang bisa menghambat gerakan pembangunan.
“Kita harus bersatu sebagai satu tim besar. Ego sektoral hanya akan membuat kita terbagi dan tidak bisa mencapai target yang telah kita tetapkan dalam visi Maluku Bangkit,”cetusnya.
Momentum pelantikan yang bertepatan dengan satu tahun masa jabatan, kata Gubernur, menjadi titik balik untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih dan menyusun langkah strategis ke depan bersama tim baru yang terbentuk.
“Satu tahun adalah waktu yang cukup untuk melihat sejauh mana kita telah bergerak. Dengan tim terbaik yang kini telah terbentuk, saya yakin kita bisa melangkah lebih terarah dan menghasilkan dampak yang nyata bagi rakyat Maluku,” pungkasnya.
(dp-55)













