Daerah

INPEX Masela Serahkan Beasiswa Bagi Mahasiswa MTB & MBD

75
×

INPEX Masela Serahkan Beasiswa Bagi Mahasiswa MTB & MBD

Sebarkan artikel ini

Saumlaki, Dharapos.com
Meskipun belum berproduksi dan belum melakukan aktivitas yang berarti, namun sejak 2010 PT. INPEX Corporation, perusahaan migas yang beroperasi di Blok Masela, Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku telah melakukan berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikenal sebagai Program Investasi Sosial di kawasan dimana INPEX selama ini melakukan kegiatan operasional.

160 Siswa INPEX
INPEX saat penyerahan beasiswa


Diakhir 2014 ini, INPEX kembali meluncurkan program Beasiswa dan telah diserahkan bagi 160 mahasiswa asal MTB dan MBD yang berkuliah pada dua kota di Provinsi Maluku.

Program bantuan dengan dua kategori yakni Beasiswa Biaya Pendidikan dan Beasiswa Bantuan Penyusunan Skripsi ini bertujuan untuk memudahkan mahasiswa untuk menutupi biaya kuliah dan tesis penelitian mereka.

Bantuan beasiswa itu terdiri dari 51 paket beasiswa yang diperuntukan bagi yang mahasiswa yang kuliah di Universitas Pattimura Ambon sementara 109 paket lainnya di berikan bagi para mahasiswa yang berkuliah pada tiga Sekolah Tinggi dibawah naungan Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki, MTB masing-masing Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Saumlaki (STIESA), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Saumlaki (STIAS), dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki (STIKIPS).

Alfred Menayang, Corporate Communication Manager INPEX melalui siaran pers yang diterima Dhara pos, (4/12) menyebutkan bahwa acara penandatanganan MoU dan berita acara serah-terima beasiswa INPEX tersebut pertama kali dilakukan di Kantor INPEX di Jakarta oleh Vice President Corporate Services Nico Muhyiddin dan Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) Solvy Maritje Magdalena L.

Serahterima ini juga dihadiri dan disaksikan oleh Presiden Direktur INPEX Indonesia Shunichiro Sugaya dan perwakilan SKK MIGAS, dari bidang Tanggung Jawab Sosial (TJS) Bagian Kehumasan SKK Migas Febrian Dama Asmara.

Ketua YPT-RLS Solvy Maritje Magdalena L. atas nama seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIESA, STIAS, dan STIKIPS mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh INPEX Corporation dan berharap program tersebut dapat mempererat hubungan antara INPEX dengan masyarakat Maluku, khususnya masyarakat MTB dan MBD.

“Kami berterimakasih atas bantuan ini dan berharap program ini dapat turut membantu mencerdaskan masyarakat Maluku dan bahkan berharap pula kiranya para mahasiswa kami dapat turut menjadi bagian dalam kegiatan INPEX di Maluku nanti,” terang Solvy dalam sambutannya seperti dikutip dari siaran pers Alfred Menayang.

Selanjutnya serah terima pemberian program beasiswa juga dilakukan oleh INPEX kepada pihak Unpatti pada Jumat, 28 November 2014 di ruang kerja Rektor Unpatti di Ambon.

Program beasiswa dari INPEX Corporation ini akan diberikan pada 20 Mahasiswa dari Kabupaten MTB dan 20 orang dari Kabupaten MBD dari berbagai jurusan serta 10 orang dari berbagai daerah di Maluku.

Dalam sambutannya, Rektor Unpatti, Prof. Dr. Thomas Pentury,  M.Si mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh INPEX Corporation dan berharap adanya peningkatan dalam jalinan kerjasama antara kedua belah pihak.

“Saya belum lama ini sempat membaca majalah Gatra tentang perusahaan minyak dan gas, saya liat
INPEX ini sebetulnya statusnya masih belum berproduksi dan mendapatkan keuntungan. Di saat masih banyak perusahaan di luar yang sudah mendapatkan keuntungan namun belum juga melakukan CSR nya, apa yang dilakukan INPEX hari ini merupakan sebuah langkah yang positif dan diluar ekspektasi, salah satunya dengan program beasiswa seperti ini,” kata Pentury dalam sambutannya.

Seperti diketahui, INPEX adalah Perusahaan Minyak dan Gas terbesar dari Jepang yang telah beroperasi di Indonesia semenjak tahun 1966.

Selama lebih dari 47 tahun di Indonesia, INPEX telah melaksanakan 41 proyek minyak dan gas bumi dan saat ini berpartisipasi dalam 12 blok migas yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan dan produksi.

INPEX saat ini sedang mengembangkan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela yang terletak di lepas pantai, yaitu di Laut Arafura sekitar 155 km arah Barat Daya Kota Saumlaki.

Proyek Abadi merupakan kilang LNG terapung pertama di Indonesia yang mendapat persetujuan dari Pemerintah Indonesia. Melalui integrasi Floating Storage Production and Offloading (FPSO) dengan teknologi LNG, rencana pengembangan Proyek Abadi untuk tahap pertama akan mempunyai kapasitas produksi sebesar 2,5 juta metric ton LNG per tahun. INPEX juga sedang mengerjakan tahap pengembangan lebih lanjut dari Lapangan Gas Abadi agar dapat mengembangkan potensi Blok Masela secara penuh di masa depan.

Di tahun 2014, INPEX telah sukses melakukan inisiatif beberapa kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten MTB, antara lain: peningkatan kompetensi para guru Bahasa Inggris, pembentukan Saumlaki English Club di kalangan pelajar, pelatihan pengembangan tenun ikat Tanimbar, pelatihan budidaya rumput laut dan pelatihan pertanian organic.
(mon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *