PAPUA

Komisi I DPRP Cek Lokasi Pemindahan Warga Di Pulau Kosong

55
×

Komisi I DPRP Cek Lokasi Pemindahan Warga Di Pulau Kosong

Sebarkan artikel ini
Lokasi Bru Wrg P Ksong
Lokasi baru pemindahan warga pulau Kosong

Papua, Dharapos.com
Terkait dengan rencana relokasi pemukiman warga Kota Jayapura yang berasal dari Buton di Pulau kosong, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Komisi I DPR Papua yang membidangi Tanah, Hukum dan HAM mengunjungi lokasi pemukiman yang baru serta bertatap langsung dengan warga setempat di Kayo Pulau dan Pulau kosong.

Dalam kunjungan Komisi I DPR Papua di bawah pimpinan Ketua Komisi Elvis Tabuni, Sekretaris Mathea Mamoyao, Tan Wie Long dan H. Syamsunar Rashyd, juga dihadiri Kepala Kampung, Leonard Haay, Ondoafi, Ketua RT 01 dan RT 02 serta kepala suku yang ada di kampung pulau kosong.

Ketua Komisi I DPR Papua Elvis Tabuni mengatakan, kedatangan DPRP ke kampung kayu pulo berdasarkan aspirasi masyarakat yang diwakili oleh Ondoafi, dan kepala kampung setempat pada, 28 Januari 2015 lalu tentang rencana pemindahan pemukiman masyarakat Buton yang ada di Pulau Kosong yang menjadi warisan dari marga Sibi.

“Kami sudah bertemu dengan kepala Kampung, para Ondoafi serta seluruh masyarakat Kampung Buton dan masyarakat Pulao. Hanya, dalam pertemuan ini kami tak bisa langsung mengambil keputusan, akan tetapi menampung semua aspirasi untuk dilaporkan ke pimpinan DPRP untuk dilanjutkan ke Pemerintah Provinsi Papua,” kata Elvis Tabuni usai melakukan pertemuan bersama di balai pertemuan Kampung Kayo Pulau, Selasa (3/2).

Diakui Elvis, pemindahan pemukiman masyarakat Kampung Buton di Pulau kosong sangat tidak gampang, meski lahan telah disiapkan oleh masyarakat setempat yang punya hak ulayat. Tak hanya itu, pemindahan harus benar-benar dilakukan secara bersamaan, bukan dilakukan secara satu per satu.

Kemudian Pemerintah, harus menyiapkan fasilitas dan prasarana yang ada, seperti air dan listrik agar masyarakat setempat tidak susah ketika dipindahkan.

“Yang jelas, dengan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat sudah kami tampung dan akan mengambil langkah-langkah untuk disampaikan kepada pimpinan, guna ditindaklanjuti kepada Pemerintah Provinsi Papua dan juga kepada Pemerintah Kota Jayapura,”Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pemerintah Kampung Kayu Pulo, Leonard Haay menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi I DPR Papua, Elvis Tabuni bersama anggotanya karena datang ke kampung Pulo untuk melihat langsung persoalan tentang rencana pemindahan pemukiman masyarakat Kampung Buton ke kampung ini.

“Pertemuan ini merupakan pertemuan kali dari DPR Papua yang melakukan kunjungan di Kampung Pulo. Meski, baru kurang lebih tiga bulan langsung ditanggapi apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang sudah disampaikan, pada 28 Januari lalu,” kata Leonard.

Melalui dialog atau pertemuan ini diminta kepada Anggota DPR Papua dapat membuahkan hasil, sehingga apa yang menjadi aspirasi masyarakat, keinginan masyarakat bisa mendapat jawaban yang jelas.

Pertemuan Komisi I DPR Papu
Pertemuan Komisi I DPRP dan warga

Sebab menurutnya, lokasi yang di tempat sekarang ini direncanakan untuk dijadikan sebagai kawasan wisata dan tentunya akan mendorong tenaga kerja bagi masyarakat yang selama ini masih nganggur, begitu pula kepada masyarakat di kampung Buton.

Leonard menjelaskan, masyarakat setempat sudah menyiapkan lahan tanah untuk dijadikan sebagai tempat pemukiman.

“Kami juga akan terus melakukan koordinasi kepada pihak pemerintah Kota Jayapura agar memberikan perhatian serius dalam pemindahan pemukiman ini,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua RT 01 Kampung Pulau Kosong (Masyarakat Suku Buton ) Laya menyatakan, secara kesleuruhan masyarakat sangat setuju untuk dilakukan pemindahan.

Hanya saja, pihaknya meminta kepada DPR Papua untuk mefasilitas kepada pemerintah Kota maupun pemerintah Provinsi bahwa, ketika mereka dipindahkan harus benar-benar melihat kondisi lahan yang sudah ada.

“Kami juga ingin ada status yang jelas sebagai tempat tinggal, seperti pelepasan adat sehingga ada kekuatan hukum ketika kami dipindahkan lagi,” kata Laya.

(Piet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *