Daerah

Kontraktor LS Dinilai Tak Bawa Manfaat Bagi Masyarakat

40
×

Kontraktor LS Dinilai Tak Bawa Manfaat Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Tender kontraktor
Ilustrasi kontraktor

Dobo, Dharapos.com
Keberadaan sebuah proyek pada suatu wilayah tentunya diharapkan dapat membawa manfaat bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi pekerjaan.

Namun, apa yang dilakukan salah satu kontraktor di Dobo berinisial LS tenyata sangat bertolak belakang dengan apa yang menjadi harapan masyarakat.

Kepada Dhara Pos, salah satu sumber terpercaya media ini, menyesalkan sikap yang ditunjukkan LS yang saat ini dipercayakan mengerjakan salah satu proyek sekolah di Kecamatan Longgar Apara, yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Aru.

“LS ini terkesan tidak memiliki niat baik untuk memberdayakan masyarakat di wilayah sekitar tempat dimana proyek tersebut sementara dikerjakan. Seharusnya minimal masyarakat bisa mendapatkan upah dari hasil pengerjaan proyek dimaksud,” tuding sumber yang meminta namanya tidak dimuat.

Dicontohkannya, soal pengadaan bahan batu kerikil dan sejumlah bahan lainnya.

“Kok bisa-bisanya kontraktor LS ini lebih memilih membawa batu kerikil dari kota Dobo ke kecamatan Longgar Apara dari pada memesannya pada warga masyarakat di sekitar proyek pekerjaan. Apakah mungkin disana (Longgar Apara – red) tidak ada batu kerikil sehingga LS harus mengambilnya dari Dobo,” bebernya heran.

Sumber menduga ada yang tidak beres di balik pengerjaan proyek tersebut. Betapa tidak, masakan mungkin kecamatan yang letaknya berhadapan dengan laut tersebut tidak ada batunya.

“Benar-benar tak masuk di akal,” kecamnya.

Atas fakta ini, sumber mengingatkan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk perlu menegaskan kepada para kontraktor dalam melaksanakan pekerjaannya turut membantu serta memberdayakan masyarakat sehingga dapat dirasakan manfaatnya.

“Pemerintah harus memikirkan hal itu, karena secara tidak langsung Pemerintah turut dibantu oleh keberadaan kontraktor dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” tukasnya.


(dp-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *