Hukum dan Kriminal

Sesosok Mayat Ditemukan Tak Bernyawa di Bukit Kalvari Olilit Barat

87
×

Sesosok Mayat Ditemukan Tak Bernyawa di Bukit Kalvari Olilit Barat

Sebarkan artikel ini
Mayat pria di olilit barat
Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tak bernyawa di areal Bukit Kalvari (Kepala Air) Desa Olilit Barat, Kepulauan Tanimbar sekitar pukul 07.00 WIT, Jumat (10/4/2020)

Saumlaki, Dharapos.com – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki berinisial HY (62) ditemukan tak bernyawa di areal Bukit Kalvari (Kepala Air) Desa Olilit Barat Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar sekitar pukul 07.00 WIT, Jumat (10/4/2020).

HY adalah pensiunan Dinas Pendidikan setempat yang bemukim di Desa Olilit Barat.

Mayat HY ditemukan oleh seorang petani, Barnabas Tamala (29) yang baru pulang dari kebun  mencari kelapa.

Barnabas dibuat kaget saat melihat tubuh HY dengan posisi tengkurap.

Dia pun bergegas ke kampung (Olilit Barat) dan memberitahukan kepada warga masyarakat bahwa telah melihat sesosok mayat.

Barnabas juga melaporkan temuannya ke pihak gereja dan menyampaikan kepada Babinkamtibmas dan Kanit Buser.

Setelah menerima laporan itu, kira-kira pukul 09.20 WIT, Satuan Reskrim Polres MTB tiba di TKP, bersama personil Polsek Tansel dan keluarga korban.

Pukul 10.22 WIT, jenasah HY dievakuasi ke RSUD Magretty untuk dilakukan visum.

Dari hasil visum et repertum yang diterima Dharapos.com, kematian HY tidak bisa dijelaskan karena telah terjadi proses pembusukan.

“Saya sudah cek dokter jaga. Pemeriksaan luar yang dilakukan hanya dapat menjelaskan bahwa pada jenazah telah terjadi proses pembusukan lanjut, dan banyak ditemukan belatung sehingga kemungkinan sudah meninggal lebih dari 5 hari,” tulis Direktur RSUD Magrety dr. Fully Nuniary via Whatsapp, Jumat (10/4/2020).

Menurutnya, terkait penyebab kematian tidak dapat dijelaskan karena harus dilakukan otopsi jenazah oleh dokter spesialis forensik.

Sementara saat ini di RSUD Magrety belum ada dokter forensik sehingga pihaknya melakukan visum et repertum.

Sementara berdasarkan Informasi dari anak kandung HY, Primus Ronal Yempormias (35, PNS) bahwa ayahnya meniggalkan rumah pada Sabtu malam (4/4/2020).

Selama 2 hari pihak keluarga berusaha  menghubunginya via telepon selular dan sms namun  tidak ada balasan darinya.

Kemudian pada pada hari selasa (7/4/2020) keluarga kembali mencoba menghubunginya tetapi handphonenya sudah tidak aktif lagi hingga  pihak keluarga melaporkan kepada pihak Polres MTB, Rabu (8/4/2020).

Menurut Informasi dari Istri HY, Maria Snyeranwain (60) yang juga pesiunan perawat, menjelaskan pada Sabtu malam (4/4/2020) sebelum suaminya meninggalkan rumah, sempat terjadi adu mulut antara HY dengan dirinya.

Hingga berita ini dipublis, belum diperoleh keterangan resmi dari institusi kepolisian setempat

(dp-47)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *