Ambon, Dharapos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Ar’Rauf, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (3/3/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Sekertaris Kota Robert Sapulette, Ketua TP PKK Lisa Wattimena, OPD lingkup Pemkot Ambon serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin Wattimena menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemerintah daerah dalam menekan dampak inflasi yang belakangan mengalami kenaikan signifikan, baik secara nasional maupun di daerah
Dalam rilis terbaru BPS untuk Februari yang diumumkan pada Maret menunjukkan inflasi di angka 5,9 persen.
Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat yang tidak berbanding lurus dengan ketersediaan stok memadai menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Untuk itu penanganannya harus dilakukan secara terukur, karena dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi hingga tingkat kemiskinan di Kota Ambon,” ungkapnya.
Karena itu, menjelang hari besar keagamaan nasional seperti Idul Fitri, Pemkot Ambon memutuskan untuk mengintervensi pasar melalui program subsidi bahan pokok.
Dalam program pasar murah ini, satu paket sembako yang di pasaran bernilai Rp135 ribu, disubsidi sebesar Rp83 ribu oleh Pemerintah, sehingga masyarakat cukup membayar Rp55 ribu per paket.
“Lebih dari setengah harga paket ini kita subsidi untuk membantu mengurangi beban masyarakat, khususnya umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri,” katanya.
Wali Kota menambahkan, kegiatan yang sama akan digelar pada seluruh kecamatan di Kota Ambon supaya manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dirinya mengingatkan agar distribusi paket pasar murah tepat sasaran.
Mantan Sekretaris DPRD Provinsi Maluku ini meminta seluruh jajaran Pemerintah dan pihak terkait berlaku adil dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan.
“Pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli warga menjelang hari raya,” terangnya
Sementara itu, Kepala Bidang DisperindagKota Ambon, Fianti Sitania, menuturkan,tujuan pasar murah adalah menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar guna membantu masyarakat ekonomi lemah menjelang Idul Fitri.
Pada pasar murah ini harga satu paketnya Rp55.000 yang terdiri dari enam komoditas, yakni telur satu rak, gula pasir satu kilogram, terigu satu kilogram, susu satu kaleng, minyak goreng satu liter, dan margarin Blue Band 200 gram.
“Total harga dari distributor sebesar Rp130.500 per paket, dengan subsidi dari Pemerintah Kota Ambon sebesar Rp83.000. Jumlah paket yang disediakan sebanyak 2.359 paket untuk empat lokasi,” tuturnya.
Kegiatan pasar murah berlangsung selama tiga hari, (3–5 Mei) dengan lokasi pelaksanaan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sirimau di Puncak Wara Dusun Wayhakila Negeri Batumerah, Kecamatan Nusaniwe di lapangan bola depan Islamic Center Kelurahan Waihaong, Kecamatan Baguala di Kantor Desa Nania, serta Kecamatan Teluk Ambon bertempat di halaman Kantor Kecamatan.
Pemkot Ambon berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakatl memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
(dp-31)













