Ambon, Dharapos.com – Di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai distribusi energi, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bergerak cepat memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan pasokan LPG bagi masyarakat Kabupaten Biak Numfor tetap aman dan terjaga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Daerah dan DPRK Kabupaten Biak Numfor yang digelar di Swiss-Belhotel Cendrawasih Biak, Rabu (6/5) lalu. Forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan akibat kondisi global yang fluktuatif.
Sales Area Manager (SAM) Retail Papua Pertamina Patra Niaga, Adri Angga Aditya, menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi energi, khususnya LPG, di wilayah Biak Numfor.
Menurutnya, Pertamina telah melakukan optimalisasi jalur suplai LPG dari Jayapura yang sebelumnya dipasok melalui Surabaya. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat jaminan ketersediaan LPG sekaligus mempercepat distribusi ke masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh lini distribusi berjalan optimal agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu oleh kondisi global yang sedang terjadi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah alih suplai LPG guna meningkatkan jaminan ketersediaan dan memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke masyarakat, khususnya di wilayah Biak,” ujar Adri.
Upaya proaktif Pertamina itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelius Usior, menilai koordinasi strategis tersebut memberikan kepastian bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang bergantung pada pasokan LPG.
“Kami mengapresiasi Pertamina yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendiskusikan distribusi dan ketersediaan LPG. Ini penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik untuk usaha maupun kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Dengan langkah ini, kita dapat bersama-sama mengantisipasi berbagai kemungkinan terkait kebutuhan LPG ke depan,” ungkap Yubelius.
Dukungan serupa juga datang dari DPRK Kabupaten Biak Numfor. Anggota Komisi II DPRK, Abdul Manan, menilai komunikasi terbuka dan koordinasi yang dibangun Pertamina bersama pemerintah daerah merupakan langkah penting dalam menjaga ketahanan energi daerah.
“Pertamina bersama Pemda perlu terus melakukan koordinasi strategis dan memberikan informasi terkini terkait kebutuhan masyarakat di tengah kondisi global saat ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pertamina karena telah menghadirkan gebrakan baru di Kabupaten Biak Numfor,” tandas Abdul.
Melalui penguatan kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berharap sistem distribusi LPG di Biak Numfor semakin efektif dan merata, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik di tengah berbagai tantangan global.
(dp-53)













