Politik dan Pemerintahan

Bukan Sekadar Lomba, LASQI Fest Ambon Jadi Panggung Syiar dan Talenta Generasi Muda

7
×

Bukan Sekadar Lomba, LASQI Fest Ambon Jadi Panggung Syiar dan Talenta Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
IMG 20260828 WA0016 scaled

Ambon, Dharapos.com – Gemerlap LASQI Nusantara Fest Kota Ambon 2026 tidak semata-mata menghadirkan persaingan untuk menjadi yang terbaik. Di balik panggung kompetisi seni Islami, tersimpan misi yang jauh lebih besar: menjadikan seni sebagai media syiar, ruang pembelajaran, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan mempererat persaudaraan.

Pesan tersebut disampaikan Ketua DPD LASQI Nusantara Kota Ambon, Abas Rumadan, saat memberikan sambutan dalam pembukaan LASQI Nusantara Fest Kota Ambon 2026 di Islamic Center Kota Ambon.

Abas menegaskan, festival ini harus dimaknai lebih dari sekadar perlombaan. Kehadiran para siswa-siswi serta peserta dari berbagai kelompok pengajian menjadi bagian penting dalam membangun ruang perjumpaan generasi muda Islam melalui seni yang sarat nilai religius, moral dan budaya.

“Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan seni Islami, tetapi juga menjadi sarana dakwah, ruang edukasi sekaligus wahana silaturahmi,” ujar Abas.

Menurutnya, seni kasidah memiliki kekuatan tersendiri dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Dengan pendekatan yang santun dan menyentuh, kasidah dinilai mampu menjadi jembatan untuk memperkuat keimanan sekaligus membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

“Kasidah merupakan bagian dari syiar Islam yang menyampaikan pesan kebaikan dengan cara yang santun, menyentuh hati, sekaligus memperkuat keimanan dan membentuk akhlak mulia,” katanya.

Karena itu, Abas mengajak seluruh peserta untuk tidak menjadikan piala sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, keberanian tampil, proses belajar dan kesempatan mengasah kemampuan merupakan bagian penting dari perjalanan seorang peserta.

“Khusus buat para peserta semua yang akan mengikuti lomba, Beta berharap ini adalah ajang untuk bersaudara semua. Tampilkan potensi dan bakat yang dimiliki agar dapat lebih memaksimalkan bakat dan potensi yang ada,” ungkapnya.

Ia pun memberikan pesan khusus kepada peserta yang nantinya belum berhasil meraih juara agar tidak kehilangan semangat.

“Yang belum punya kesempatan untuk mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Teruslah berusaha, karena kegagalan adalah bagian dari perjalanan,” pesannya.

Bagi Abas, sebuah kompetisi bukan akhir dari perjalanan. Masih ada kesempatan untuk kembali tampil, belajar dan membuktikan kemampuan pada ajang berikutnya.

“Belum berhasil di Ambon ini, Insyaallah bisa mencoba lagi di Ambon berikutnya. Tetap tekun,” tambahnya.

Di sisi lain, Abas memastikan proses penilaian dilakukan oleh dewan juri secara profesional dan transparan. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas dan menjadikan festival sebagai pengalaman berharga.

“Beta sangat yakin dewan juri ini akan menilai secara profesional dan transparan. Semoga kegiatan ini kita semua diberkahi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya.

LASQI Nusantara Fest Kota Ambon 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai panggung perlombaan, tetapi mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, memiliki kecintaan terhadap seni Islami serta mampu menjadikan kasidah sebagai bagian dari syiar dan budaya di Kota Ambon.

(dp-53) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *