Ambon, Dharapos.com – Harapan masyarakat di Kompleks Tampa Putar Lama RT 007/RW 008, RT 007/RW 007 dan RT 006/RW 007, tepatnya di belakang kantor TVRI, Kompleks Pura, Gunung Nona, Ambon, untuk menikmati air bersih mulai menemukan titik terang.
Perumdam Tirta Yapono bersama Dinas PUPR Kota Ambon melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana penambahan jaringan air bersih tersebut, Kamis (3/9/2026).
Peninjauan dihadiri Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, Kepala Dinas PUPR Kota Ambon M. Latuhamallo, serta Anggota DPRD Kota Ambon, Jacoba Lekahena.
Kadis PUPR Kota Ambon, M. Latuhamallo, mengatakan penambahan jaringan air bersih di kawasan tersebut akan segera dikembangkan oleh Perumdam Tirta Yapono dan ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.
Menurutnya, teknis pekerjaan di lapangan akan disesuaikan dengan kondisi lokasi, termasuk kebutuhan penggalian maupun pekerjaan jaringan lainnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, menegaskan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama.
Ia mengapresiasi perhatian Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena yang menurutnya memberikan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur air bersih melalui sinergi dengan Dinas PUPR.
“Kita pahami benar bahwa air bersih menjadi kebutuhan. Kita sebagai karyawan-karyawati Perumda dan masyarakat Kota Ambon harus memberikan apresiasi kepada Pak Wali Kota Bodewin Wattimena yang punya perhatian sungguh-sungguh terhadap pengembangan air bersih,” ujar Piet.
Piet menjelaskan, pembangunan jaringan di kawasan Bentas akan diselesaikan untuk selanjutnya mendukung distribusi air ke wilayah belakang TVRI, Gunung Nona.
Ia berharap tidak ada kendala dalam proses pembangunan maupun ketersediaan debit air.
“Debit air yang kita sudah dapatkan, hasilnya nanti cukup. Kita rencanakan ini sebagai kado Natal bagi masyarakat yang ada di belakang TVRI yang selama ini belum mendapatkan air bersih,” katanya.
Selain kawasan Gunung Nona, Perumdam juga telah menyiapkan pembangunan jaringan baru di belakang Stakpend, Halong Atas, yang ditargetkan dapat diresmikan Wali Kota Ambon pada September 2026.
Piet menilai pembangunan jaringan air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya menyelesaikan titik-titik prioritas pelayanan air bersih di Kota Ambon.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Anggota DPRD Kota Ambon, Jacoba Lekahena, yang dinilai aktif memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Bukan saja sebatas karena dia punya dapil, tapi kalau saya lihat dia punya kepedulian yang cukup tinggi kepada masyarakat yang betul-betul sangat membutuhkan air bersih,” ungkapnya.
Piet menyebut, setelah survei teknis dilakukan, akan diketahui panjang jaringan yang dibutuhkan menuju permukiman warga. Ia mengatakan Jacoba Lekahena telah menyatakan kesediaannya membantu melalui dana aspirasi untuk mendukung pembangunan jaringan tersebut.
“Kalau saya lihat, derita masyarakat dia jawab,” tandas Piet.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kota Ambon Jacoba Lekahena menyampaikan terima kasih kepada Perumdam Tirta Yapono dan Dinas PUPR yang merespons keluhan masyarakat.
Jacoba mengaku terus berkomunikasi dengan pihak Perumdam hingga akhirnya peninjauan langsung ke lokasi dapat dilakukan.

“Beta sangat berterima kasih untuk Pak Piet Saimima dan Pak Kadis PUPR yang boleh menerima masukan dan keluhan masyarakat. Beta berkomunikasi intens dengan Pak Piet, dan Pak Piet menjawab itu dengan turun bersama rekan-rekan ke titik lokasi yang nantinya akan dibuat penampungan air bersih,” kata Jacoba.
Menurutnya, kebutuhan paling mendesak masyarakat di kawasan tersebut adalah ketersediaan air bersih. Pasalnya, warga mengaku dari tahun ke tahun hingga saat ini belum dapat menikmati pelayanan air bersih secara layak.
“Harapan masyarakat selama ini yang paling utama adalah mereka harus memiliki air bersih. Dari tahun ke tahun sampai pada saat ini, mereka belum menikmati air bersih,” ujarnya.
Jacoba menegaskan, sebagai wakil rakyat, dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat yang diwakilinya.
“Ketika mereka percayakan beta selaku anggota DPRD, selaku wakil rakyat, berarti saya harus berjuang mati-matian supaya mereka boleh memiliki air bersih,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Ambon terhadap pengembangan jaringan air bersih dan menilai program tersebut sejalan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih juga adalah salah satu program utama Wali Kota Ambon, Pak Bodewin Wattimena. Saya selaku anggota DPRD dari Dapil Nusaniwe sangat mengapresiasi kinerja Pak Wali,” katanya.
Jacoba berharap pembangunan jaringan tersebut benar-benar terealisasi sehingga masyarakat Gunung Nona yang selama ini menanti pelayanan air bersih dapat segera merasakan manfaatnya.
“Terima kasih Pak Wali, sudah boleh menjawab keluhan masyarakat Gunung Nona selama ini,” pungkasnya.













